Friday, March 14, 2014

Juara Baru Lahir di Istora


Juara Baru Lahir di Istora

Setelah babak empat besar berakhir, kompetisi bola voli BSI Proliga 2014 memasuki partai puncak. Gelora Istora Bung Karno Senayan, Jakarta, akan menjadi tempat pelaksanaan final, 15 Maret.

Ada empat tim putra dan putri yang akan memperebutkan gelar juara. Tim putra yang akan menghibur ribuan penonton di Istora adalah Jakarta Pertamina Energi dan Surabaya Samator, sedangkan di bagian putri, mempertemukan Jakarta Pertamina Energi melawan finalis tahun lalu, Manokwari Valeria Papua Barat.
Menariknya, pada penyelenggaraan kompetisi yang memperebutkan total uang pembinaan Rp 1 miliar ini, akan lahir juara baru di sektor putri, karena mereka sama-sama belum pernah menjadi yang terbaik. Di bagian putra, bila Pertamina yang keluar sebagai pemenang, maka mereka juga akan mencatatkan namanya dalam daftar sang juara.

Juara Baru Lahir di Istora


Berbeda dengan Samator, yang sebelumnya telah tiga kali menggapai gelar juara. Keempat tim telah sama-sama mengantongi kekurangan dan kelebihan lawan. Pertamina putri, yang tidak pernah kalah di babak reguler, akhirnya ditumbangkan Valeria di babak final four pertama di Bandung. Menariknya. Pertamina berhasil membalas kekalahan mereka di Yogyakarta. Kekalahan itu menjadi satu-satunya kekalahan Pertamina.

"Kami telah mempersiapkan diri untuk menghadapi final melawan Pertamina. Saya kira, kedua tim sama-sama telah mengetahui kekuatan dan kelemahan satu sama lain. Tinggal strategi di lapangan yang membedakan nanti," kata pelatih Manokwari Valeria Papua Barat, Eko Waluyo.

Senada dengan Eko, pelatih Jakarta Pertamina Energi putri Octavian mengatakan, kedua tim sama-sama diperkuat para pemain terbaik yang ada di Indonesia. Pertamina merupakan perpaduan antara pemain timnas Indonesia dan Thailand. Dua pemain timnas Thailand yang menjadi andalan Pertamina adalah Malika Kantong dan Chaisri Tapaphaipun. Pemain timnas Indonesia yang menjadi andalan Pertamina yakni Amalia Fajrina, Maya Kurnia Indri, Zara Alfa, Komang Bumi Rekta, Asih Titi, dan Siska Putri.

"Sudah tentu ada kekuarangan dan kelebihan. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang, dialah yang lebih siap dan tidak membuat banyak kesalahan sendiri," kata Octavian.

Pelatih Jakarta Pertamina Energi putra, Johan Verstappen mengatakan, Samator merupakan tim yang konsisten dan tangguh. Namun, dia berharap timnya dapat mengatasi perlawanan lawan.

Sedangkan pelatih Surabaya Samator Ibarsyah Djanu mengatakan, timnya ingin sekali mengakhiri paceklik gelar juara yang terakhir mereka dapatkan pada 2009 lalu. "Sudah lama sekali, lima tahun lalu. Kini, saatnya kami menjuarai. Kami telah mempersiapkan diri menghadapi mereka," katanya.

Direktur Proliga Hanny Surkatty yakin pertandingan final akan berjalan sangat ketat. "Mereka telah bertemu empat kali di babak reguler dan empat besar. Saya melihat kekuatan semua tim sama rata, tinggal strategi dan kesiapan tim di lapangan yang akan menjadi pembedanya," ujar Hanny.

Ketua Yayasan Bisa Sarana Informatika (BSI), Herman Pratikto pun meyakini persaingan menuju tangga juara sudah semakin dekat. Keempat tim finalis tinggal selangkah lagi mencapai gelar juara BSI Proliga 2014. "Mereka sudah berjuang masuk final. Tentunya ini menarik untuk diikuti. Karena semua tim tidak ingin kalah," tutur Herman.

Selain pertandingan memperebutkan gelar juara yang menyediakan uang pembinaan sebesar Rp 175 juta, baik juara putra maupun putri, akan dilaksanakan juga perebutan juara tiga dan empat. Di bagian putra, juara musim lalu Palembang Bank SumselBabel akan menghadapi Jakarta Electric PLN dan di bagian putri juara 2013, Jakarta Popsivo PGN bertemu Jakarta Electric PLN.

Pertandingan mulai pukul 08.00 WIB. Final mulai pukul 13.00 WIB disiarkan secara langsung di TV-One. Harga tiket reguler sebesar Rp 60.000, VIP Rp 125.000, dan VVIP Rp 300.000.

Jakarta Pertamina Bertekad Kawinkan Gelar

Jakarta Pertamina Bertekad Kawinkan Gelar

Setelah sukses membawa tim putra dan putri Jakarta Pertamina ke partai puncak BSI Proliga 2014, managemen tim Jakarta Pertamina kini memasang target baru yakni mengawinkan gelar Juara Putra dan Putri Proliga 2014.

Saat ditemui di Kantor Pusat PBVSI, Pancoran, Jakarta Selatan, Sofyan Yusuf selaku manager tim putra Pertamina mengatakan, "Ini kesempatan terbaik untuk mengawinkan gelar juara, terlebih lagi ini adalah pertama kalinya Jakarta Pertamina bertanding di partai Final." Sofyan juga berujar jika timnya kini berada dalam kondisi fit dan siap
menyongsong partai Final.

Hal senada juga diungkapkan manager tim putri Pertamina, Widi Triyoso. "Kami tidak hanya mempersiapkan diri secara fisik tapi juga mental," ujarnya.

Pada BSI Proliga 2014 tim Jakarta Pertamina memang menyiapkan skuadnya dengan sangat matang, salah satunya dengan menggaet beberapa pemain ternama seperti Amalia Fajrina dan Maya Kurnia Indri yang nyatanya mampu membuat Jakarta Pertamina Putri begitu perkasa dan sulit ditaklukan.

Dari 18 laga yang dilakoni, anak asuh Octavian ini mencatatkan rekor gemilang dengan 17 kali kemenangan. Satu-satunya kekalahan yang diderita Jakarta Pertamina terjadi saat Final Four Bandung, saat itu mereka kalah tipis dari Manokwari Valeria dengan skor 2-3.

Di sektor putra, tim Jakarta Pertamina yang saat ini diasuh pelatih asal Belanda, Johan Verstappen juga mencatatkan hasil yang cukup baik. Tertatih di putaran pertama, Ayip Rizal dkk mampu bangkit dan menunjukan taji mereka di putaran kedua.

Namun, keinginan besar Jakarta Pertamina untuk mengawinkan gelar juara tentu saja tidak akan dengan mudah diwujudkan. Tim putri Manokwari Valeria dan tim putra Surabaya Samator yang akan mereka hadapi di partai puncak nanti bukanlah tim yang mudah dikalahkan.

Sepanjang kompetisi bergulir tim Manokwari Valeria menempel ketat Jakarta Pertamina, rekor pertemuan kedua tim di Proliga 2014 dari empat kali pertemuan adalah 3-1 untuk keunggulan Jakarta Pertamina. Sementara hasil berbeda justru ditorehkan oleh tim putra mereka, dari empat pertemuan dengan Samator, tim putra Jakarta Pertamina hanya berhasil menang satu kali saat Final Four seri Bandung.

Layak dinantikan akankah pasukan Jakarta Pertamina mampu mewujudkan ambisi mereka atau justru Valeria dan Samator yang mampu memupuskan ambisi tersebut.

Mahfud Nurcahyadi Rindu Gelar Juara

Prestasinya mungkin belum sesukses Joni Sugiyatno atau Affan Priyo, tapi di pundaknyalah kini tersemat beban sekaligus asa untuk membawa Surabaya Samator menyudahi dahaga gelar Juara Proliga yang terakhir kali mereka rasakan tahun 2009. 

BSI Proliga 2014 mungkin akan menjadi salah satu event yang berkesan bagi Mahfud Nurcahyadi, karena di tahun pertamanya menjabat sebagai kapten Surabaya Samator, quicker muda ini sukses membawa timnya melaju ke babak grandfinal.

Mahfud sama sekali tidak pernah berpikir jika Ibarsyah Djanu, pelatih Samator akan mempercayakan ban kapten padanya. Beban sebagai pemimpin tim yang punya nama besar seperti Samator sangat disadari betul oleh Mahfud, terlebih lagi dia belum pernah mengemban jabatan tersebut. "Awalnya saya menolak, tapi karena sadar saya yang paling senior di antara yang lain dan cepat atau lambat pada akhirnya saya toh akan jadi pemimpin," ujarnya.

Semenjak menjadi pemimpin skuad muda tim yang sempat dijuluki sebagai "miniatur Tim Nasional" ini mengarungi ketatnya kompetisi Proliga 2014, Mahfud mengaku jika dia menjadi punya banyak waktu untuk sharing dengan anggota tim dan pelatih.

Bagi anggota timnya sendiri, Mahfud termasuk kapten yang mengayomi dan demokratis. "Dia mau menampung semua usul anak-anak dan menyampaikannya pada pelatih, dia juga lebih bisa merangkul tim," tutur Mirza Pratama, teman dekat sekaligus quicker Samator.

Jelang partai puncak Proliga 2014 menghadapi Jakarta Pertamina, cowok asal Banjarmasin ini tidak menampik jika rasa grogi kerap kali dikeluhkan beberapa anggota timnya yang masih tergolong pemain muda.

"Rasa grogi pasti ada dan itu manusiawi, tapi saya selalu mengatakan pada yang lain untuk bermain tenang, tidak terburu-buru." Menurutnya kalah menang dalam suatu pertandingan itu hal biasa yang terpenting adalah bisa menampilkan permainan terbaik dan menghibur penonton.

Saat disinggung tentang lawan mereka di grandfinal, Sabtu esok Kapten yang kemarin (13/3) baru saja berusia 25 tahun ini berujar, "Pertamina diisi oleh pemain berbakat dan mereka tim yang bagus. Mungkin secara individu kami kalah kelas, tapi secara tim, Surabaya Samator jauh lebih solid."

Mahfud juga tidak lupa menitipkan pesan pada para supporter setia Samator "Kami mohon doa dan dukungan dari para fans, semoga kami bisa menutup Proliga tahun ini dengan lebih baik, kami rindu gelar Juara," ucapnya.

Surabaya Samator memang salah satu tim yang tidak pernah absen sejak Proliga pertama kali digelar tahun 2002 lalu, prestasi yang ditorehkannya pun tidak main-main. Tercatat sudah tujuh kali tim yang bermarkas di Driyorejo ini mencicipi partai final dan tiga di antaranya sukses mereka tutup dengan membawa trofi Proliga pada tahun 2004, 2007 dan 2009.

Selain memasang target juara di Proliga 2014 ini, masih ada sederet target lainnya yang ingin diwujudkan Mahfud di tahun 2014, yakni menikah dan memiliki pekerjaan yang baik. Dia juga berharap jika masih diberi kesempatan untuk kembali membela Tim Nasional di SEA GAMES 2015 mendatang.

Data Diri

Nama: Mahfud Nurcahyadi
TTL: Banjarbaru, 13 Maret 1989
TB/BB: 191 cm/61 kg
No Punggung: 4
Posisi: Quicker
Ayah/Ibu: Mulyani/Sri Lestari

Riwayat Klub:
2006- sekarang Surabaya Samator Prestasi:

Juara 2 Sampoerna Proliga 2010
Juara 3 Sampoerna Proliga 2011
Juara 1 Livoli 2011
Medali Perak SEA GAMES 2011
Medali Emas PON 2012
Juara 3 BSI Proliga 2013
Medali Perak SEA GAMES 2013

Samator Juara Babak Empat Besar Proliga 2014

Surabaya Samator tampil sebagai juara babak empat besar Proliga 2014 setelah mengalahkan Jakarta Pertamina Energi 3-1 (25-22, 21-25, 29-27 dan 25-21) pada pertandingan di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Ahad (9/3).

Tim dari Jawa Timur itu pun berhak membawa pulang uang Rp 30 juta. "Pertandingan ini sangat penting karena akan menjadi gambaran pertandingan grand final pekan depan di Jakarta," kata Pelatih Surabaya Samator Ibarsyah usai pertandingan.

Ibarsyah menyatakan telah meminta anak asuhnya menampilkan permainan terbaik sekaligus mencari kelemahan lawan yang bisa dimanfaatkan untuk mencuri nilai saat pertandingan grand final.

Menurut Ibarsyah, susunan anggota tim Pertamina yang banyak bertabur pemain nasional dan pemain senior bisa sangat merepotkan anak asuhnya yang dinilai belum cukup matang.

"Dari segi teknik, kedua tim memiliki kemampuan yang hampir seimbang. Namun, pemain di tim kami belum cukup matang meskipun sudah senior," katanya.

Ia meyakini, tim Jakarta Pertamina akan mengerahkan seluruh kemampuan yang dimilikinya saat melawan Samator di grand final. "Pemain harus tetap fokus dan percaya diri sehingga bisa bermain total pekan depan," katanya. Sementara itu, salah seorang pemain tim Surabaya Samator Rendy Tamamilang mengatakan bersyukur bisa meraih gelar juara babak empat besar sekaligus melaju ke grand final.

"Besok (Senin, 10/3) ada ujian yang harus saya hadapi. Bersyukur, kami memperoleh kemenangan sehingga semuanya terbayar," kata pemain kelahiran 1996 itu.

Sedangkan pemain Jakarta Pertamina Energi Sigit Ardian mengatakan, pelatih memasang target meraih kemenangan pada pertandingan terakhir di babak empat besar. "Targetnya meraih kemenangan. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain," katanya.

Pemain yang cukup banyak menyumbang nilai untuk timnya tersebut mengatakan, Jakarta Pertamina banyak membuat kesalahan sendiri sehingga sulit membangun serangan.

"Masih ada waktu satu pekan untuk evaluasi dan memperbaiki permainan karena Samator memiliki setter dan open spike yang baik. Kami harus kerja keras di final nanti," katanya.

Pada pertandingan sebelumnya, tim putra Jakarta Electric PLN menang 3-2 (25-21, 23-25, 25-19, 26-28 dan 15-12) atas Palembang Bank Sumsel Babel. Meskipun Jakarta Electric menang, namun tim asuhan Putut Marhaento tersebut masih menjadi juru kunci klasemen babak empat besar.

"Pada perebutan juara tiga pekan depan melawan Palembang, kami tentu menargetkan untuk menang. Harus bisa menempati posisi tiga," kata Putut.

Surabaya Samator menempati posisi puncak klasemen dengan 14 poin, diikuti Jakarta Pertamina di posisi kedua dengan sembilan poin, Palembang Bank Sumsel Babel di posisi ketiga dengan delapan poin, dan Jakarta Electric PLN sebagai juru kunci dengan lima poin.

Jawara Baru di Sektor Putri

POPSIVO dan Bank Sumsel Babel gagal ke Grandfinal

Juara Proliga musim lalu Jakarta Popsivo PGN (putri) dan Palembang Bank Sumsel-Babel (putra) gagal melaju ke grand final Proliga 2014. Dengan kegagalan mereka, terbuka peluang hadir juara baru di sektor putri. Kebetulan dua finalis belum pernah juara sepanjang Proliga digulirkan. Mereka adalah Jakarta Pertamina Energi dan Manokwari Valeria Papua Barat.

Popsivo yang awal musim ini ditinggal pergi sejumlah pemain pilarnya tidak mampu bersaing dengan kontestan yang lain. Meski mampu melaju hingga final four, mereka gagal membendung duo teratas sektor putri, Pertamina dan Manokwari Valeria.

Musim ini Popsivo hanya mengandalkan Jutarat Montripila, penggawa asing asal Thailand, di bagian serangan. Sedangkan MVP Popsivo musim lalu Amalia Fajrina berpindah dari Popsivo ke Pertamina. Kenyataan itu membuat Pertamina lebih dominan. Tercatat mereka hanya sekali kalah oleh MVPB saat final four Bandung lalu.

Bagi Pertamina maupun MVPB, jika berhasil menjadi juara pada musim ini, itu merupakan gelar perdana mereka. Sekaligus membuat sejarah juara baru di sektor putri. Catatan terbaik Manokwari Valeria ialah melaju hingga grand final musim lalu. Sayang, mereka diempaskan Popsivo.

Saat itu Manokwari Valeria diperkuat sejumlah pemain yang kini berbaju Pertamina. Di antara mereka, Maya Kurnia Indri dan Asih Titi Pangestuti. Bersatunya banyak mantan skuad SEA Games Indonesia di Pertamina bakal menjadi senjata tersendiri bagi tim yang bermarkas di Jakarta itu.

Dalam laga terakhir final four yang berlangsung di GOR Amongraga Jogjakarta kemarin (9/3), Palembang Bank Sumsel tidak mampu memanfaatkan kesempatan terakhir lolos ke grand final. Melawan Jakarta Electric PLN, Agung Seganti dkk dipaksa bermain lima set dan akhirnya kalah 3-2.

Hanya menambah satu poin tidak membantu banyak Bank Sumsel-Babel di papan klasemen.

Samator Lupakan Kekalahan

Persaingan bakal tersaji dari tiga tim putra demi memperebutkan tiket grand final Proliga 2014. Surabaya Samator, Palembang Bank Sumsel-Babel (BSBB), dan Jakarta Pertamina Energi akan tampil ngotot. Lantaran memiliki poin yang sama, yakni enam, tiga klub tersebut akan tampil all-out dalam final four kedua di GOR Amongraga Jogjakarta yang dimulai sore ini (7/3).

Laga pembuka mempertemukan Samator dengan BSBB. Pertandingan itu diprediksi berjalan seru. Catatan kemenangan Samator atas BSBB pada final four pertama di Bandung lalu bisa menjadi referensi. Apalagi, dengan poin yang sama di papan klasemen, dua tim tersebut tidak akan melepaskan kesempatan untuk meraih poin penuh di laga pembuka itu.

Tentu, hal tersebut dilakukan demi misi mengamankan satu tempat di partai puncak yang rencananya berlangsung minggu depan di Jakarta. Bagi Samator, laga tersebut menjadi ajang pembuktian tim asuhan Ibarsjah Danu Tjahjono itu. Memori kegagalan melaju ke final di musim lalu jelas menjadi salah satu motivasi skuad yang bermarkas di Driyorejo tersebut.

Ibarsjah berharap skuadnya segera melupakan kekalahan telak kontra Pertamina di Bandung lalu. Langkah itu dirasa penting demi membuat suasana tim menjadi kondusif.

Ayip Rizal "Saya Berhenti jika Akan Jadi Kapolsek"

Dalam usia 29 tahun, Ayip Rizal menjadi teka-teki bagi penggemarnya: sampai kapan ia akan terus berkiprah di kancah bola voli Tanah Air? Kapten tim voli putra Jakarta Pertamina Energi itu tidak tahu jawabannya.

"Kalau saya mau jadi kapolsek, baru saya akan berhenti," kata Ayip, lalu terkekeh. Ayip memang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan jabatan setingkat kepala unit (kanit) dan pangkat inspektur satu (iptu). Kantor resminya di Markas Besar Polri, Jakarta. Kapolsek adalah kepala kepolisian sektor, pemimpin kantor polisi yang wilayahnya setara dengan satu kecamatan.

"Selama saya dibutuhkan dan saya mampu, tidak masalah. Saya selalu siap (untuk terus main)," katanya seusai sesi latihan Pertamina Energi di GOR C'Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/2). Kali ini serius. "Mungkin dua tahun lagi."

Dalam usia tidak muda lagi, dari penampilannya di lapangan, Ayip masih mampu bersaing dengan para pemain lebih muda. Gerakannya masih lincah. Pukulan smeshnya juga keras. Dengan gaya khasnya melompat, bola servis Ayip kerap menyulitkan pemain lawan.

Bagi penggemar bola voli, kiprah pemain dengan tinggi badan 1,93 meter itu sudah tidak asing. Apalagi, ia juga kapten tim Indonesia. Ia juga sudah beberapa kali juara, mulai dari juara Proliga 2007 dan 2009 (bersama Samator) hingga medali emas SEA Games 2009.

Beberapa tahun terakhir, termasuk di Pertamina Energi tahun ini, Ayip berstatus kapten tim. Menurut dia, tugas itu merupakan pembagian tugas dalam kompetisi. "Kami bagi-bagi tugas. Pelatih dan pengurus menangani soal teknik. Saya yang menangani pemain," katanya.

Sebagai kapten, ia tidak hanya menjadi "komandan" di lapangan, tetapi juga menjadi "tempat curahan keluh kesah" rekan-rekannya di luar lapangan jika ada masalah.

"Kendala di tim kami soal bahasa, tetapi ada saya dan Koko yang bisa menyampaikan (terjemahannya) kepada teman- teman," kata Ayip.

Pertamina Energi saat ini ditangani pelatih asal Belanda, Johan Verstappen. Selain itu, ada dua pemain asing, yakni Ryan Jay Owens (Amerika Serikat) dan Justin Duff (Kanada).

Kendala lain, ego pemain. "Ego pemain itu harus saya juga. Kalau lagi jenuh, saya berinisiatif mengajak nonton film bersama dan nongkrong. Pada saat-saat santai itu, ujung-ujungnya saya melontarkan 'Eh, gimana tim kita?' Dengan cara itu, mereka sangat welcome," papar Ayip.

Ia mengaku, di setiap kota tempat bertanding selama kompetisi, mereka sudah punya tempat favorit untuk nongkrong. Soal nongkrong malam, manajemen Pertamina tidak terlalu kaku. Pemain diberi kepercayaan dan tanggung jawab.

Para pemain pun, kata Ayip, berusaha menjaga kepercayaan itu. Mereka tidak akan pulang larut malam. "Kami didewasakan oleh pelatih: 'Besok kamu mau bertanding dan berlatih, kenapa harus pulang larut?'. Kami sudah didewasakan, jangan salahkan kepercayaan ini," ujar Ayip dengan mimik muka serius.

Menjelang babak empat besar, tugas Ayip tidak ringan. Ia dituntut mampu menjaga kekompakan dalam tim. Dengan kekompakan itu, performa positif pada putaran kedua lalu diharapkan terus berlanjut.

Menurut Ayip, persaingan di babak empat besar akhir pekan ini bakal sangat keras. Pertamina bersaing dengan juara bertahan Bank SumselBabel, Samator, dan Elektrik PLN. Semua tim mempunyai kekuatan dan kelemahan masing-masing.

"Di Samator, pembagi bola sangat jeli. Mereka punya team-work bagus," ujar Ayip. "Lawan PLN, kami harus serang lewat servis. Bank SumselBabel andalkan pemain asing. Kami harus tutup mereka." Buktikan, Ayip!

Delapan Tim Voli Siap Tanding di Babak Kedua

Empat tim bola voli putra bakal bertanding di babak kedua kompetisi BSI Proliga. Pertandingan akan diadakan 7-9 Maret di GOR Amongrogo, Yogyakarta.

Keempat tim adalah Surabaya Samator, Jakarta Pertamina Energi, Bank Sumsel Babel, dan Jakarta Electric PLN. "Mereka punya peluang yang sama untuk lolos ke babak final," kata Munawar, pelatih tim Bank Sumsel Babel, seusai pertandingan melawan Jakarta Electric PLN di GOR C-Tra Arena, Bandung, beberapa hari lalu.

Putaran pertama selesai diadakan di Bandung. Delapan tim putra dan putri bakal saling menjatuhkan untuk merebut tiket ke final di putaran kedua yang berjalan di Yogyakarta.

Pada klasemen sementara tim putra, tiga klub mengemas hasil sama, yaitu enam. Mereka adalah Surabaya Samator, Jakarta Pertamina Energi, dan Bank Sumsel Babel.

Sedangkan di tim putri, Manokwari Valeria Papua Barat untuk sementara berada di peringkat pertama dengan delapan poin. Lalu diikuti Jakarta Pertamina Energi dengan tujuh poin.

Sunday, March 2, 2014

Jadwal Final Four dan Final BSI Proliga 2014

Di babak final four BSI Proliga 2014 tersisa masing-masing empat tim tangguh yang siap menghadapi
FINAL Proliga. Tak mudah meraih tiket menuju empat besar, namun usaha mereka akan segera dibuktikan di ajang
tahunan ini.

PENTING : FINAL Proliga 2014 dimajukan menjadi tanggal 15 Maret 2014.

LIVE di TVONE hanya untuk pertandingan
FINAL FOUR (Minggu, pkl 15.00) dan GRAND FINAL putra putri (15 Maret 2014, pkl 13.00).

HTM Bandung : Rp 50 ribu
HTM Jogja : Rp 50 ribu, vip Rp 100 ribu

FINAL FOUR & FINAL
GOR Ctra Arena
Bandung Jumat 28 FEB 14 
14.30 PI Manokwari Valeria vs Jakarta PGN Popsivo 3- 0, (25- 16, 25- 21, 25- 21)

16.30 PI Jakarta Pertamina vs Jakarta Electric PLN 3 - 1, (21 - 25, 25 - 10, 25 - 16, 25 - 21)
18.30 PA Jakarta Pertamina vs Jakarta Electric PLN 3 - 0, (25 - 22, 26 - 24, 25 - 18)

20.30 PA Surabaya Samator vs Palembang Bank Sumsel 3 - 0, (25 - 18, 25 - 20, 28 - 26)

Sabtu 1 MAR 14 
12.30 PI Manokwari Valeria vs Jakarta Electric PLN 3 - 1, (26 - 28 25 - 21 25 - 15 25 - 21)

15.00 PI Jakarta Pertamina vs Jakarta PGN Popsivo 3 - 0, (25 - 20, 25 - 18, 25 - 15)

17.00 PA Jakarta Pertamina vs Palembang Bank Sumsel 1 - 3, (27 - 25, 26 - 28, 21 - 25, 22 - 25)

19.00 PA Surabaya Samator vs Jakarta Electric PLN 3 - 1, (25 - 17, 24 - 26, 26 - 24, 25 - 21)

Minggu 2 MAR 14 
13.00 PI Jakarta PGN Popsivo vs Jakarta Electric PLN 3 - 0, (25 - 18, 25 - 18, 25 - 19)

15.00 PI Jakarta Pertamina vs Manokwari Valeria 0 - 1 20 - 25
17.00 PA Surabaya Samator vs Jakarta Pertamina

19.00 PA Jakarta Electric PLN vs Palembang Bank Sumsel

GOR Amongrogo Yogyakarta 

Jumat 7 MAR 14 
14.30 PA Surabaya Samator vs Palembang Bank Sumsel

16.30 PA Jakarta Pertamina vs Jakarta Electric PLN

18.30 PI Jakarta Pertamina vs Jakarta Electric PLN

20.30 PI Manokwari Valeria vs Jakarta PGN Popsivo

Sabtu 8 MAR 14 
13.00 PA Jakarta Pertamina vs Palembang Bank Sumsel

15.00 PA Surabaya Samator vs Jakarta Electric PLN

17.00 PI Jakarta Pertamina vs Jakarta PGN Popsivo

19.00 PI Manokwari Valeria vs Jakarta Electric PLN

Minggu 9 MAR 14 
12.30 PA Jakarta Electric PLN vs Palembang Bank Sumsel

15.00 PA Surabaya Samator vs Jakarta Pertamina

17.00 PI Jakarta Pertamina vs Manokwari Valeria

19.00 PI Jakarta PGN Popsivo vs Jakarta Electric PLN

Istora Senayan Jakarta Sabtu 15 MAR 14 

08.00 PI Bronze Final vs Bronze Final

10.00 PA Bronze Final vs Bronze Final

13.00 PI Gold Final vs Gold Final

15.00 PA Gold Final vs Gold Final

Best Six Exercises For Ankle Pain And Injury In Joints

An estimation of more than 2 million people are already facing pain in their ankle joints and this has addressed a serious health issue to all by becoming one of the most common neurological disorders – Ankle pain.

Taking good care of your injured ankles is almost critical, as injury can highly reoccur again if neglected. Hence it is essential to strengthen your muscles around your ankle by practicing some physiotherapy exercises at home so as to enhance on the joint support and avoid the chances of reinjuring your ankle again.

When practicing these exercises at home, estimate your limit and perform the workouts carefully at a moderate pace that is best at your comfort level. Try repeating these exercises 5 – 10 times during each workout session and push your limit further once your condition improves.

While performing the non-isometrics exercises, do remember to tie a Theraband to your table leg and place your feet in the loop so as to enhance on the difficulty level. Alternatively, you can use a long towel as a replication of Theraband.

Here are 6 physiotherapy exercises to strengthen your ankle muscles:

Isometrics Strengthening Exercises

1.    Eversion Isometrics

Place your injured foot against a table leg facing out while seated.

Push your foot outwards the object that is against to your foot (take note that your ankle joint should not move) to perform a muscle contraction.

Hold for 15 seconds and relax for 10 seconds.

2.    Inversion Isometrics

Place the injured foot inwards against a table leg or closed door.

Push your foot inwards towards the object against your foot (take not that your ankle joint should not move) causing a muscle contraction.

Hold for 15 seconds and relax for 10 seconds.

Non-Isometrics Strengthening Exercises

3.    Dorsiflexion

Working only on your ankle by pointing your foot backwards to your nose (while performing this workout, keep your knees straight). Continue until you feel discomfort or can't tilt it back any further.

Hold this position for 15 seconds.

Return to neutral position

4.    Plantar flexion

Moving only your ankle, point your foot forward (while keeping knees straight). Continue this workout until you feel discomfort.

Hold for 15 seconds and return to neutral position.

5.    Inversion

Moving only your ankle and keep your toes up with your foot facing inwards. Make sure that your sole is facing your other leg while performing this workout. Continue until you feel discomfort or when you can no longer turn your foot inwards.

Hold for 15 seconds and return to neutral position.

6.    Eversion

Moving only your ankle and keeping your toes up with your foot facing outwards. Continue until you feel discomfort or when you can no longer turn your foot outwards.

Hold for 15 seconds and return to neutral position.

Samator Pantang Terlena di Final Four

Tak Ingin Ulangi Kesalahan Tahun Lalu

BANDUNG - Status pemuncak klasemen babak reguler Proliga 2014 tidak boleh membuat tim voli putra Surabaya Samator jemawa. Mereka harus menyongsong final four hari ini dengan waspada. Lawan pertama mereka adalah Palembang Bank Sumsel-Babel di GOR C-Tra Arena, Bandung.

Bank Sumsel bukan lawan yang mudah bagi mereka. Meski mengakhiri babak reguler di posisi keempat, mereka pernah mengalahkan Samator. Bank Sumsel memberikan kejutan dengan mengalahkan Samator di putaran pertama seri Solo.

Nah, catatan buruk itu yang hendak dihindari Mahfud Nur Cahyadi dkk. Samator juga tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. ''Pelajaran berharga bagi kami adalah saat kalah oleh Bank Sumsel di seri Solo. Namun, kami sudah membalas mereka di seri Malang. Jadi, impas,'' ujar Ibarsjah, pelatih Samator, kepada Jawa Pos kemarin (27/2).

Yang menjadi perhatian utama Samator adalah dua pemain Kuba milik Bank Sumsel, Ismael Luke Fernandez dan Amauryz Mauri Castilo. Mereka menjadi ancaman serius bagi Samator. Ibarsjah menjelaskan bahwa dua pemain tersebut mampu menunjukkan performa bagus sepanjang putaran reguler.

''Pemain asing mereka berbahaya. Kami instruksi pemain untuk meredam serangan keduanya. Tentu servis yang mematikan akan membuat serangan kami lebih mudah,'' terangnya. Pelatih timnas putra Indonesia di SEA Games 2013 itu mengungkapkan bahwa timnya memulai lagi dari awal di final four ini.

Dia tidak ingin skuad Samator terlena dengan raihan impresif putaran reguler. Mengingat musim lalu, Samator juga menunjukkan hal yang mirip dengan musim 2014 ini. Di putaran reguler mereka tampil bagus, namun di final four keteteran. Alhasil, muÂ-sim lalu Samator hanya menduduki peringkat ketiga.

''Melawan juara bertahan (Bank Sumsel-Babel, Red) membuat kami lebih waspada. Poin maksimal tetap menjadi prioritas kami. Pemain juga sudah siap tampil,'' tegasnya.

Secara tim, Samator menunjukkan tidak ada lagi masalah terkait dengan segi fisik dan mental pemain. ''Pada dasarnya, empat tim di final four merupakan tim yang kuat. Sama-sama punya kekuatan yang tidak bisa dianggap remeh. Tim lain saya yakin juga sudah mempersiapkan diri dalam jeda istirahat seminggu terakhir,'' bebernya.

Dari sektor putri, dalam laga final four pertama, Manokwari Valeria Papua Barat (MVPB) akan menghadapi Jakarta Popsivo PGN. Kemudian, Jakarta Pertamina Energi versus Jakarta Electric PLN. ''Kami tidak ada pandangan untuk menyepelekan Popsivo sama sekali. Mereka juga tahu kami, kami juga demikian. Tinggal siapa mental yang lebih punya niat untuk menang, itulah yang keluar lapangan dengan tertawa,'' tutur Eko Waluyo, pelatih MVPB.

Persiapan Gunarti Indahyani dkk di Jakarta sudah maksimal. Setelah sepuluh hari digenjot fisik, Eko melihat ada kenaikan endurance. Eko pun sudah mengantisipasi bermain hingga liÂ-ma set guna menentukan pemenang.

Samator Berpeluang Sapu Bersih

BERSTATUS peringkat pertama pada putaran reguler membuat Surabaya Samator percaya diri untuk menyongsong final four pertama Proliga 2014. Mereka hanya dua kali kalah dari sepuluh laga musim ini. Berikut calon lawan dan prediksi Samator di final four. (nap/c14/ham)

Palembang Bank Sumsel-Babel (28/2)

Head-to-head: 1-1

Posisi: 4

Menang: 4

Kalah: 6

Prediksi Jawa Pos: 60-40

Saling mengalahkan di babak reguler membuat kedua tim punya kans yang tidak terpaut jauh. Namun, Samator lebih punya peluang. Sebab, keterpaduan antara pemain muda dan pemain asingnya kian solid.

Jakarta Electric PLN (1/3)

Head-to-head: 1-1

Posisi: 3

Menang: 5

Kalah: 5

Prediksi Jawa Pos: 60-40

Inkonsistensi yang ditunjukkan Jakarta Electric PLN pada babak reguler bisa menjadi celah bagi kontestan final four lain.Saling mengalahkan di dua laga sebelumnya, tetapi kini Samator lebih favorit.

Jakarta Pertamina Energi (2/3)

Head-to-head: 2-0

Posisi: 2

Menang: 6

Kalah: 4

Prediksi Jawa Pos: 50%-50%

Samator selalu menang atas Pertamina dalam dua bentrokan terakhir. Namun, perkembangan Pertamina pada putaran kedua meningkat pesat. Apalagi kehadiran pemain sekaliber Ayip Rizal.

Juara Bertahan Putri dalam Kesulitan

Benahi Fisik Menjelang Final Four

JAKARTA - Tim putri Jakarta Popsivo PGN mengemban misi berat untuk mempertahankan gelar juara bertahan di BSI Proliga tahun ini. Setelah menelan empat kekalahan dari 12 kali bermain di babak reguler, banyak yang memprediksi bahwa Rita Kurniati dkk bakal sulit mempertahankan juara.

Tahun ini Jakarta Popsivo kalah masing-masing dua kali dari Jakarta Pertamina Energi dan Manokwari Valeria Papua Barat. Untuk menuju final four yang berlangsung Jumat (28/2) di GOR C'Tra Arena, Jakarta Popsivo mati-matian membalik prediksi banyak orang.

Pelatih Jakarta Popsivo M. Ansori kemarin (24/2) menyatakan bahwa jeda seri reguler menuju final four sangat membantu timnya. Ansori memperbaiki sisi fisik anak asuhnya kira-kira sepuluh hari selama istirahat kompetisi.

''Kemarin dalam putaran kedua, yang dilakukan di tiga kota di Jatim sangat melelahkan. Dari Malang, Banyuwangi, lalu Gresik. Selain pertandingan yang bikin capek, perjalanan satu kota ke kota lain juga menguras fisik,'' terangnya.

Pelatih timnas voli putri Indonesia di SEA Games Myanmar lalu tersebut menuturkan, kini anak asuhnya jauh lebih prima secara kondisi. Setelah ditempa menuju final four di Padepokan Voli Sentul, Ansori melihat bahwa tiga hari bermain tanpa jeda di Bandung skuadnya sanggup meraih kemenangan.

Harus diakui bahwa kans Jakarta Popsivo untuk mempertahankan gelar juara Proliga musim ini berat. Karena kehilangan motor utama tim, yakni Amalia Fajrina Nabila, ke Jakarta Pertamina, serangan tim menjadi kurang menggigit.

Hasilnya, legiun asing asal Thailand, Jutarat Montripila, yang lebih dari tiga musim di Jakarta Popsivo bekerja sendirian. Absennya all around Ayu Cahyaning Siam mem-buat Jakarta Popsivo kehilangan pemain ulet di belakang.

Ansori mengakui, tanpa Aning -sapaan Ayu Cahyaning Siam, lini belakang Jakarta Popsivo seolah ada celah. Meski memiliki libero Dewi Wulandari, pemain asal Blitar itu pontang-panting dalam mengamankan wilayahnya. ''Inilah tahun penuh tantangan buat saya secara pribadi. Tim yang masih muda, ditinggal beberapa pemain kunci, dan mental tim masih naik turun, jadilah kami harus bekerja ekstra keras,'' tuturnya.

Saat disinggung mengenai performa Jutarat, Ansori tidak sepakat bahwa gebukan pemain Thailand itu menurun. Dalam kacamata pelatih berusia 42 tahun itu, Jutarat justru menunjukkan kualitasnya sebagai spiker tangguh dalam Proliga tahun ini.

Mengenai target di Proliga tahun ini, Ansori optimistis mencapai grand final. Dua kekalahan masing-masing dari Jakarta Pertamina dan Manokwari Valeria di seri reguler tidak menciutkan mentalnya.

Di sisi lain, asisten pelatih Jakarta Elektrik Markoji tidak mau lengah dengan lolosnya timnya ke final four. Masuk babak lanjutan di posisi keempat tidak membuat Markoji rendah diri soal timnya. Pria asal Sidoarjo itu yakin minimal bisa memetik satu kemenangan di Bandung.

Tembus Final Four, BSB Incar Juara

Perlahan tapi pasti tim putra Palembang Bank Sumsel Babel (BSB) melaju ke Final Four Proliga 2014. Andri dan kawan-kawan pastikan tiket empat besar setelah menyingkirkan Solo Bank Jateng (SBJ) pada seri terakhir putaran kedua di GOR Tri Dharma Gresik, Jawa Timur, Sabtu (15/2).

Bayi Ajaib -julukan Bank Sumsel- menyudahi ambisi SBJ dengan tiga set langsung, 25-21, 25-19, 25-17. "Kita bersyukur target kita awal lolos empat besar tercapai," ujar Samiluddin manajer Tim Putra Bank SumselBabel, Senin (17/2).

Kini mereka fokus menghadapi final four, seri pertama di Bandung, 28 Februari-2 Maret dan seri kedua di Yogyakarta, 7-9 Maret nanti. "Kendati harus melewati jalan terjal berbatuan dan mendaki tetap akan kami lalui. Setelah masuk final four target kita grand final dan juara," tambah Samil, sapaan akrabnya.

Dalam final four juara Proliga 2011 dan 2013 ini bakal bersaing dengan Jakarta Electric PLN, Surabaya Samator dan Jakarta Pertamina. Dia mengaku tidak bisa memprediksi kandidat ke partai puncak.

"Kalau final four hanya masalah mental. Jadi 60 persen akan sangat ditentukan mental. Secara kualitas sudah tentu merata. Dan kami sudah membuktikan mental juara pada Proliga 2013 dan 2011," papar dia. Dalam partai final ia menilai pressure tinggi begitu juga dengan intensitas pertandingan. "Namun kami yakin dengan keyakinan anak-anak," terang dia.

Menurutnya semua pemain dalam kondisi siap tempur. Brian, Andri, Agung Seganti, Khasoni, Fredi, Fadlan, dan Heriyanto siap tempur. Dua pemain asing, Raydel Poey Romero dan Hernandez juga sedang on fire.

"Kunci kemenangan kita pada seri terakhir adalah receive bagus dan serangan lebih berkembang. Setelah seri sebelumnya, kami memang fokus melatih receive dan servis," timpal pelatih BSB, Munawar.

Hadapi Final Four Proliga, Surabaya Samator Fokuskan Latihan Fisik

Keberhasilan tim bola voli putra Surabaya Samator memuncaki klasemen akhir babak penyisihan dengan raihan poin 23, membuat klub Surabaya Samator terus memantapkan berbagai program latihan.

Kendati berhasil memenuhi target bisa meraih tiket babak Final Four, namun Edy Swasono, pembina Surabaya Samator meminta kepada pemainnya untuk tidak sedikitpun meremehkan lawan yang dihadapi.

Saat bersua dengan Palembang Bank Sumsel untuk kali kedua, para pemain asal Surabaya itu diminta untuk fokus pada latihan agar bisa membalas kekalahan pada putaran pertama.

"Seperti yang sudah pernah saya bilang, setiap lawan yang akan kita hadapi tetap tidak akan diremehkan. Palembang Bank Sumsel Babel di putaran pertama lalu dapat mengalahkan Samator, dan di putaran kedua, kita dapat membalas kekalahan", jelas Edy Swasono, Jumat (21/2).

"Kendati kita sudah menggenggam tiket final four, anak-anak tetap kita minta untuk fokus pada latihan," imbuh Edy.

Format pertandingan nanti akan menggunakan sistem kompetisi penuh sehingga tim yang masuk dalam babak final four akan saling bertemu 2 kali. Dua tim bola voli terbaik baik putra dan putri akan tampil di babak grand final di Istora Senayan Jakarta 15 Maret mendatang.

Ibarsyah Danu, pelatih Surabaya Samator mengungkapkan untuk menghadapi pertandingan tersebut pihaknya akan memfokuskan diri pada peningkatan fisik agar terbiasa tampil dalam 4-5 set.

"Kita tingkatkan latihan fisik anak-anak agar terbiasa main hingga 5 set di babak final four," pungkas Ibarsyah.

Friday, February 14, 2014

Schedule Final Four Proliga 2014

FINAL FOUR & FINAL

NO TEMPAT HARI / TANGGAL WAKTU PERTANDINGAN 


GOR Ctra Arena Bandung Jumat 28 Feb 14 


14.30 PI RANKING 2 vs RANKING 3

16.30 PI RANKING 1 vs RANKING 4

18.30 PA RANKING 2 vs RANKING 3

20.30 PA RANKING 1 vs RANKING 4

Sabtu 1 Mar 14 

12.30 PI RANKING 2 vs RANKING 4

15.00 PI RANKING 1 vs RANKING 3

17.00 PA RANKING 2 vs RANKING 4

19.00 PA RANKING 1 vs RANKING 3

Minggu 2 Mar 14 

13.00 PI RANKING 3 vs RANKING 4

15.00 PI RANKING 1 vs RANKING 2

17.00 PA RANKING 1 vs RANKING 2

19.00 PA RANKING 3 vs RANKING 4


GOR Amongrogo Yogyakarta Jumat 7 Mar 14

14.30 PA RANKING 1 vs RANKING 4

16.30 PA RANKING 2 vs RANKING 3

18.30 PI RANKING 1 vs RANKING 4

20.30 PI RANKING 2 vs RANKING 3 

Sabtu 8 Mar 14 

13.00 PA RANKING 2 vs RANKING 4

15.00 PA RANKING 1 vs RANKING 3

17.00 PI RANKING 1 vs RANKING 3

19.00 PI RANKING 2 vs RANKING 4

Minggu 9 Mar 14 

12.30 PA RANKING 3 vs RANKING 4

15.00 PA RANKING 1 vs RANKING 2

17.00 PI RANKING 1 vs RANKING 2

19.00 PI RANKING 3 vs RANKING 4

Istora Senayan Jakarta Minggu 16 Mar 14 

 08.00 PI Bronze Final vs Bronze Final

10.00 PA Bronze Final vs Bronze Final

13.00 PI Gold Final vs Gold Final

15.00 PA Gold Final vs Gold Final

17.00 ALL CLOSING CEREMONY

Petrokimia tanpa Nakhoda?

GRESIK - Mashudi pasang badan karena kegagalan Gresik Petrokimia menembus final four Proliga
2014. Pelatih 52 tahun itu pun memutuskan mundur dari Petrokimia. Walhasil, Petrokimia terancam tanpa pelatih pada seri terakhir Proliga di GOR Tri Dharma, 14-16 Februari.

Petrokimia tanpa Nakhoda?


Sinyal mundur Udik -sapaan akrab Mashudi- sejatinya sudah diungkapkannya setelah Petrokimia kalah oleh Jakarta Electric PLN di seri Banyuwangi (9/2). Udik pun tidak terlihat dalam sesi latihan Aprilia Maharani dkk dua hari terakhir.

''Memang benar saya sudah mundur. Saya sudah pamit dengan manajemen. Tapi, sampai hari ini (kemarin, Red), mereka belum memutuskan status saya,'' ujar Mashudi saat dikonfirmasi Jawa Pos kemarin (12/2).

Dia pun sudah beberapa kali menghubungi manajemen. ''Mereka belum mengangkat telepon saya. Mungkin mereka masih repot karena Gresik kan tuan rumah seri terakhir,'' tutur mantan pelatih Surabaya Samator tersebut.

Mashudi bukan hanya sosok pelatih dengan jam terbang tinggi di pentas voli nasional. Selain Petrokimia dan Samator, dia tercatat pernah menangani klub Indomaret Sidoarjo, Jakarta Sananta, Bank Jatim, Palembang Bank Sumsel-Babel, sampai tim putra dan putri Pra PON Papua.

Mashudi juga bergelimang gelar. Di antaranya juara Livoli 2001 bersama Samator, kampiun Livoli Divisi Satu 2005 (Indomaret), Livoli Divisi Utama 2012 (Bank Jatim), serta Proliga 2011 dan 2013 (Palembang Bank Sumsel-Babel)

Sayang, keberuntungan tidak berpihak saat Mashudi menangani Petrokimia. Di antara sepuluh laga yang dijalani di Proliga sejauh ini, Petrokimia mencatat delapan kali kalah dan hanya dua kali meraih kemenangan.

Gagal ke final four dan kehilangan pelatih tentu menjadi pukulan telak bagi Petrokimia di seri terakhir. Namun, demi menjaga gengsi sebagai tuan rumah plus dua lawan di seri terakhir merupakan tim yang juga gagal ke final four, asa masih dimiliki skuad Petrokimia.

Sudarto, asisten pelatih Petrokimia, mengatakan bahwa mentalitas pemain Petrokimia memang tengah tidak bagus. ''Tapi, saya percaya anak-anak masih bersemangat untuk bangkit dan memberikan hasil terbaik di kandang sendiri,'' ucap pria yang diproyeksikan sebagai pengganti Mashudi itu.

Wednesday, February 12, 2014

Putra Bakal Ketat di Gresik

Empat Besar Putri Sudah Terkunci

JAKARTA Pertamina Energi, Manokwari Valeria Papua Barat, Jakarta Popsivo PGN, dan Jakarta Electric PLN sudah memastikan tempat di final four putri. Adapun di sektor putra, perebutan tempat bakal berlangsung ketat saat seri penutup di Gresik akhir pekan ini.

Selain Surabaya Samator yang sudah mengunci tiket final four, empat klub lainnya masih bersaing ketat. Jika melihat poin sementara di papan klasemen putra, empat tim di bawah Samator akan berebut tiga tiket ke empat besar. Selisih poin pun tidak begitu jauh. Jakarta Pertamina Energi (15 poin), Jakarta Electric PLN (14), Palembang Bank Sumsel- Babel (11), dan Solo Bank Jateng (9) punya peluang yang hampir sama. Sisa dua laga di Gresik bakal menjadi penentu siapa saja yang menemani Samator melangkah ke final four. Hanya, kans Pertamina cukup terbuka. Mengingat, mereka hanya sekali bertanding di Gresik. Dengan 15 poin saat ini, sekali hasil menang akan membuat mereka lolos ke babak selanjutnya.

Electric PLN juga punya modal yang berharga setelah mampu menekuk Samator di laga terakhir seri Banyuwangi kemarin (9/2). Mahfud Nurcahyadi harus mengakui ketangguhan PLN dengan skor akhir 3-1 (20-25, 29-27, 25-23, 25-21) untuk kemenangan PLN. Hasil positif itu tentu akan digunakan Antho Bertyawan dkk untuk memaksimalkan performanya.

Ibarsjah Danu Tjahjono, pelatih Surabaya Samator, mengungkapkan bahwa kekalahan timnya harus segera dilupakan. ''Lawan memang bermain lebih bagus daripada kami. Beberapa kesalahan teknis tadi juga masih terlihat dilakukan pemain,'' ujarnya.

Menjalani laga berat sehari sebelumnya yang memakan lima set kala mengalahkan Pertamina membuat Samator kelelahan. ''Anak-anak kurang recovery setelah main ketat melawan Pertamina,'' lanjutnya.

Menanggapi tim putra yang akan menemani Samator di final four, Ibarsjah menjelaskan bahwa siapa pun yang lolos merupakan tim yang kuat. ''Di Gresik tentu akan lebih ketat, akan menjadi penentuan siapa saja yang lolos di sektor putra,'' tegasnya.

DALAM ANGKA

2 Kekalahan yang dialami Surabaya Samator. Kalah oleh Palembang Bank Sumsel-Babel di seri Solo lalu dan ditundukkan Jakarta Electric PLN di seri Banyuwangi kemarin.

15 Tanggal final Proliga 2014 pada Maret nanti, yang berlangsung di Jakarta. Sebelumnya, final Proliga dijadwalkan pada 16 Maret 2014. Karena bertepatan dengan pemilu presiden, panpel akhirnya mengundur sehari jadwal final tersebut.

30 Poin sempurna yang dihasilkan Jakarta Pertamina Energi sepanjang lima seri Proliga 2014 yang telah berlangsung. Head-to-head kemenangan setiap set yang dihasilkan Pertamina juga impresif, 30 kali menang set dan hanya 3 kali kalah set.

Monday, February 10, 2014

Klasemen Proliga Seri Banyuwangi

Berikut admin sampaikan klasemen BSI Proliga 2014 pasca seri banyuwangi. Di sektor putri, peserta
4 besar sudah tersimpulkan meskipun pertandingan masih menyisakan seri Gresik.  Selamat menyimak.


Klasemen Proliga Seri BanyuwangiKlasemen Proliga Seri Banyuwangi


PUTRI
NO TIM PESERTA                    MAIN MENANG KALAH NILAI     R SET    R ANGKA
1 JAKARTA PERTAMINA             10        10          0         30      10.0000    1.3399
2 MANOKWARI VALERIA            10        7           3          21       1.9231    1.0776
3 JAKARTA POPSIVO                 10        7           3          21       1.9167    1.1316
4 JAKARTA ELEKTRIK PLN         10        6           4         18        1.4286    1.0594
5 GRESIK PETROKIMIA              10        2           8          7         0.4231    0.8799
6 JAKARTA BNI 46                      10        2           8          6         0.3333    0.8173
7 JAKARTA BANK DKI                10        1           9           2         0.2069    0.8106


Klasemen Proliga Seri Banyuwangi


PUTRA
NO TIM PESERTA                          MAIN MENANG KALAH NILAI   R SET   R ANGKA
1 SURABAYA SAMATOR                   9          7             2       20     2.0909    1.1290
2 JAKARTA PERTAMINA                   9          5             4       15     1.2353     1.0171
3 JAKARTA ELEKTRIK PLN               8          4             4       14     1.1333     1.0475
4 PALEMBANG BANK SUMSEL        8          3             5        11     0.7647     0.9572
5 SOLO BANK JATENG                    8          4             4         9      0.7895     0.9292
6 JAKARTA BNI 46                           8          2             6         6      0.5000     0.9224


Klasemen Proliga Seri BanyuwangiKlasemen Proliga Seri Banyuwangi


Thursday, February 6, 2014

Kembalinya Si Anak Hilang

Kembalinya Si Anak Hilang
Setelah sekian lama vakum dari hingar bingar dunia bolavoli Tanah Air kini dia datang kembali kedunia yang telah membesarkanya. Siapa yang tidak mengenal Andri Widiatmoko diera jaman keemasnya?? Pernah bertahun – tahun menghuni skuad Tim Nasional di era tahun  1995 hingga 2005 dan bebrapa kali berhasil mengantarkan Indonesia merajai berbagai even Internasional serta berhasil mengantarkan Klub Yuso Yogyakarta memuncaki Kejurna Livoli, kini pria asli Jogja itu kembali berkiprah di dunia voli.

Bapak dua anak ini sekarang kembali mendedikasikan ilmu dan pengalamanya tentang bermain voli ke klub Yuso Yogyakarta. Menyusul rekan seangkatanya Marjoko Sigit yang telah lebih dahulu melatih di skuad Yuso kini Andri Widiatmoko pertanggal 3 Februari 2014 resmi melatih skuad Yuso. 


Kembalinya Si Anak Hilang
Andri yang saat ditemuai ditempat latihan Gor Adi Sutjipto Yogyakarta mengungkapkan bahwa dirinya merasa terpanggil untuk ikut membesarkan nama Yuso dikancah bolavoli Nasional. “Saya senang bisa kembali ke lapangan, apalagi bisa bareng Sigit melatih di Yuso”, uangkap Andri.

Andri akan bahu membahu bersama pelatih Yuso lainya untuk saling berbagi ilmu dan membesarkan nama PBV Yuso, semoga saja dengan kehadiran Andri akan membawa energi positif dan semangat buat seluruh atlet dan Manajemen  Yuso.

Putra PLN Gagal Sapu Bersih Kemenangan


Putra PLN Gagal Sapu Bersih Kemenangan
Tim Putra Jakarta Electric PLN gagal mentargetkan menyapu bersih dua kemenangan saat menjadi tuan rumah penyelenggara BSI Proliga 2014 putaran II dikota Malang Jatim, Minggu(2/02). Antho Bertyawan harus menyerah pada laga terakir atas Putra Jakarta Pertamina Energy dengan skor set 3-2(25 17, 22 25, 21 25, 26 24, 15 6).

Set pertama anak asuh Putut Marhaento harus rela direbut Pertamina dengan skor angka 25-17, baru set ke-2 dan ke-3 Antho Bertiawan bisa menunjukan keunggulanya dengan merebut set dengan skor angka 22-25 dan 21-25.

Set ke-4 yang menjadi penentu bagi kedua tim berjalan alot, jual beli serangan ke dua tim serta kejar mengejar dalam perolehan point tersaji pada laga penutup Proliga seri Malang hingga akirnya Ayip Rizal dkk menutup set ke-4 dengan skor 26-24, sekaligus memaksa tim PLN bermain dalam 5 set.

Mengawali set ke -5 PLN keteteran dalam menerima bola pertama, jump serve yang dilakukan para pemain Pertamina benar-benar menjadi andalan guna mendulang point, hingga TTO 1 set 5 PLN ketinggalan skor angka 8-2. Tercatat ada lebih dari 4 pemain Pertamina yang mempunya jurus jump serve yang bagus yakni, Sigit Ardian, Koko Prasetyo, Ayip Rizal, Ryan Jay Owens dll. Hingga akirnya tim Pertamina menutup set 5 dengan skor angka 15-6 sekaligus membalas kekalahan pertamanya.Walau kalah pa PLN masih tetap mendapat point 1 sedangkan Pertamina mendapat point 2 karena kedua tim bermian dalam 5 set.

Kegagalan pa PLN khususnya saat bermain di set ke -5 akan menjadi catatan khusus bagi Putut Marhaento guna menghadapi 2 seri tersisa. Evaluasi dan pembenahan tim akan segera dilakukan mengikngat pa PLN menyisakan tiga pertandingan tersisa yakni, melawan Samator di Banyuwangi, menghadapi Solo Bank Jateng dan Palembang Bank Sumsel di Gresik.

PLN Waspadai Kebangkitan Pertamina

PLN Waspadai Kebangkitan Pertamina
Meski pernah sukses membekuk Jakarta Pertamina Energy pada pertemuan pertama putaran I BSI Proliga 2014 dikota Jakarta dengan skor set 3-1(25 19, 25 21, 26 28, 25 14), namun Antho Bertyawan dkk perlu mewaspadai kebangkitan Ayip Rizal dkk. Pertemuan ke 2 akan dilangsungkan hari ini, Minggu(2/02) jam 19.00 WIB bertempat di Gor Ken Arok Malang Jatim.

Tim Pa Pertamina menuai kemenangan di pertandingan sebelumnya, Sabtu(1/02) yakni, berhasil membekuk juara bertahan Palembang Bank Sumsel dengan skor set 3 – 0(25 20, 27 25, 25 20) membuat mental bertanding Ayip Rizal dkk naik dan berusaha keras untuk membalas kekalahan di pertemuan sebelumnya. Memanfaatkan dukungan suporter tuan rumah PLN juga akan berjuang untuk mempertahankan kemenangan untuk meraih point dan mengamankan posisi 4 besar .

Dapat dipastikan jika pertandingannanti malam akan panas dan menarik karena ke dua tim akan sama-sama menyuguhkan permainan terbaiknya, Pa PLN yang dimotori Antho akan berjuang mempertahankan kemenengan dan menjaga tren positif karena menuai 2 kali kemenangan pada pertandingan sebelumnya sedangkan Pa Pertamina yang bertekad membalas kekalahan atas PLN pada pertandingan sebelumnya. Kita lihat saja hasilnya yang akan tersaji nant malam di Gor Ken Arok Malang, tim mana yang akan menjadi pemenangnya.***ko2

Sarat Dendam di Proliga Seri 2 di Malang

Sarat Dendam di Proliga Seri 2 di Malang

Laga sarat dendam akan tersaji di Bina Sarana Informatika (BSI) Proliga seri 2 di GOR Ken Arok, 31 Januari-2 Februari 2014.

Tim yang kalah di seri 1 lalu akan membalas dendam di seri 2 ini. Dendam kesumat dikemukakan manajer tim putri Jakarta Electric PLN, Heri Hermawan. Dalam seri 2 ini Jakarta Electric PLN akan berhadapan dengan Jakarta Pertamina Energi dan Manokwari Valeria. Jakarta Electric PLN kalah 0-3 dari Manokwari, dan kalah 0-3 dari Jakarta Pertamina Energi di seri 1 lalu.

"Kami berharap hasil di Malang bisa berbalik. Kami akan berusaha mendapat kemenangan disini," kata Heri, Kamis (29/1/2014).

Sesumbar Heri ini bukan tanpa alasan. Tim yang dipercaya sebagai tuan rumah ini akan memanfaatkan faktor tuan rumah untuk meraih kemenangan. Karyawan PLN akan dikerahkan ke GOR Ken Arok untuk memberikan dukungan. Selain itu, manajemen akan memberikan bonus kepada pemain.

"Semua pemain akan mendapat bonus bila menang," tambahnya.

Tim putra Jakarta Electric PLN pun tak kekalahan di seri 1 lalu terulang. Tim putra siap meladeni dua tim yang sempat membekuknya di seri 1 lalu, Jakarta BNI 46 dan Jakarta Pertamina Energi.

Saat itu Jakarta Electric PLN kalah 0-3 dari Jakarta BNI 46 dan kalah 1-3 dari Jakarta Pertamina Energi. Pelatih tim putra Jakarta Electric PLN, Putut Marhaento mengakui kekuatan di BSI Proliga tahun ini merata. Tapi tim pelatih sudah memperbaiki kesalahan di seri 1 lalu.
Menurutnya, pemain mudah panik selama melakoni laga di seri 1.

"Di seri 2 ini anak-anak harus lebih tenang," tambahnya.

Monday, February 3, 2014

Klasemen Seri Malang Proliga 2014



Di putaran kedua, BSI Proliga 2014 menuju provinsi Jawa Timur, di seri pertamanya mengunjungi kota Malang sebagai home base tim putra dan putri Jakarta Elektrik PLN.

Seri Malang ini menetapkan tim putri Jakarta Pertamina Energi dan tim putra Surabaya Samator yang masih tetap menduduki posisi teratas dari klasemen sebelumnya di Jakarta. Berikut datanya.

  PUTRA 
NO TIM PESERTA                        MAIN MENANG KALAH NILAI R SET   R ANGKA
1 SURABAYA SAMATOR                  7         6            1        18    3.167      1.163 
2 JAKARTA PERTAMINA                  7         4            3        11    1.231       1.018 
3 JAKARTA ELEKTRIK PLN              7         3            4        11    1.000       1.050 
4 PALEMBANG BANK SUMSEL       7         2            5         8     0.588       0.929 
5 SOLO BANK JATENG                    6         3            3         7     0.786       0.927 
6 JAKARTA BNI 46                           6         2            4         5     0.571       0.924 

PUTRI 
NO TIM PESERTA              MAIN MENANG KALAH NILAI    R SET    R ANGKA 
1 JAKARTA PERTAMINA       8           8            0        24      8.000        1.352 
2 JAKARTA POPSIVO           8           6            2        18      2.111        1.166 
3 MANOKWARI VALERIA      8           5            3        15     1.583         1.031 
4 JAKARTA ELEKTRIK PLN   8           4            4        12     1.000         1.008  
5 GRESIK PETROKIMIA        8           2            6         7      0.550         0.908  
6 JAKARTA BNI 46                8           2            6         6      0.429         0.828 
7 JAKARTA BANK DKI          8           1            7         2       0.261        0.830