Thursday, January 30, 2014

Jakarta Pertamina Mulai Berani Bicara Juara

Menjelang Putaran II Proliga Besok

Babak lanjutan Proliga 2014 segera dimulai. Dengan waktu evaluasi tim yang kurang dari sepekan setelah putaran I selesai di Jakarta, seri I putaran II di GOR Ken Arok Malang besok (31/1) hingga Minggu (2/2) sudah kembali berlangsung.

Hingga akhir putaran pertama lalu, tim putri Jakarta Pertamina Energi dan tim putra Surabaya Samator memuncaki klasemen sementara. Surabaya Samator dari lima kali bermain mengumpulkan poin 12. Yakni, hasil dari empat kali menang dan sekali kalah.

Di sektor putri, Jakarta Pertamina tampil sangat dominan. Dari enam kali bermain, semua dimenangi mereka. Total 18 poin sudah didapat. Sebagai catatan tambahan, hanya Manokwari Valeria Papua Barat (MVPB) yang bisa mencuri satu set kemenangan dari Jakarta Pertamina. Lima tim lain dibabat Jakarta Pertamina dengan skor 3-0.

Nah, menilik capaian Jakarta Pertamina, langkahnya menuju babak final four lebih enteng. Kalau bisa menang di Malang dua kali, yakni melawan Jakarta Electric PLN (31/1) dan Jakarta Bank DKI (2/2), Amalia Fajrina Nabila dkk menjadi tim pertama yang lolos ke babak empat besar.

Meski demikian, Manajer Tim Putri Jakarta Pertamina Widi Triyoso menuturkan bahwa tiket lolos final four di Malang tidak cukup memuaskan jajaran manajemen. Widi menegaskan, gelar juara tahun ini adalah harga mati.

''Kami tekankan gak sekadar kalah menang di Malang nanti. Bukan mengamankan tiket final four yang kami mau, malainkan menjadi kampiun Proliga. Ini berkaitan dengan company image,'' kata Widi kemarin (29/1).

Mengenai timnya yang bertabur bintang, arek Suroboyo itu mengungkapkan tetap ada celah. Misalnya, saat kecolongan satu set melawan MVPB. Dalam kacamata Widi, stamina yang belum stabil menjadi pekerjaan rumah pelatih kepala Octavian.

Yang menjadi catatan tim Jakarta Pertamina, pemain itu-itu saja yang diturunkan. Di seri III putaran I yang digelar di Hall Basket Senayan itu beberapa pemain tidak dimainkan Ook -sapaan Octavian.

Mereka adalah Dhini Indah Sari, Faiska Dwi Permata Tari, Restu Putuara, dan Gracia Angelide. Padahal, dua nama awal itu musim lalu menjadi penggawa utama MVPB saat mereka menjadi runner-up Proliga.

Ook setelah pertandingan di Jakarta beberapa waktu lalu mengakui belum berani bereksperimen. Kalau dirasa momen merotasi para pemain untuk terjun di lapangan ada dan posisi tim aman, Ook berani.

Dia mengakui, sebenarnya skuad Jakarta Pertamina merata. Materi pemain timnas seperti Alia digabung dengan eks timnas seperti Dhini sejatinya modal berarti. Kalau melihat nama-nama dalam tim sejauh ini bisa dilihat Ook yang enggan bereksplorasi dengan skuadnya atau takut timnya gagal menang.

''Kami dari manajemen sudah memberikan evaluasi agar tidak menurunkan pemain yang itu-itu saja. Artinya, pemain diberi kesempatan rata untuk bertanding. Namun, keputusan taktik di lapangan sepenuhnya ada di tangan pelatih. Sebab, dia yang tahu situasinya,'' jelas Widi. (dra/c4/ham)

Performa Pertamina di Atas Rata-rata

JAKARTA Pertamina Energi selama putaran I Proliga tampil sangat dahsyat. Mereka tidak terkalahkan dan kini berhasil memuncaki klasemen putri. Berikut rapor performa para bintang Pertamina.

Amalia Fajrina Nabila

Nomor punggung: 7

Nilai: 9

Inilah motor utama serangan tim putri Jakarta Pertamina. MVP Proliga tahun lalu itu masih paling dominan dalam menyumbangkan poin. Satu catatan lain adalah kestabilan performa Alia, sapaan Amalia Fajrina Nabila, di setiap laga.

Malika Kanthong

Nomor punggung: 15

Nilai: 9

Sebagai legiun asing di tubuh Jakarta Pertamina, Malika sering memberikan kontribusi poin. Tidak melulu melepaskan spike keras untuk mendulang poin, kecermatan penempatan bola pemain timnas Thailand tersebut juga handal.

Maya Kurnia Indri Sari

Nomor punggung: 17

Nilai: 8

Maya menjadi quicker andalan Jakarta Pertamina. Dengan postur hingga mencapai 179 sentimeter, kontribusi Maya untuk blok tim lumayan.

Tapaphaipun Chaisri

Nomor punggung: 12

Nilai: 8

Tapaphaipun adalah sosok pemain all around yang ulet. Penjagaannya di lini pertahanan Jakarta Pertamina membuat tim itu menjadi susah untuk ditembus dari belakang.

Yulis Indah Yani

Nomor punggung: 1

Nilai: 8

Libero asal Banyuwangi ini tampil kokoh meski gagal menembus skuad utama SEA Games XXVII Myanmar lalu. Yulis ingin membuktikan bahwa dirinya layak menjadi pilihan utama timnas dua tahun lagi di Singapura.

Komang Bumi Rekta

Nomor punggung: 8

Nilai: 8

Tosser timnas ini menjadi pemimpin bagi teman-temannya. Ketika kondisi tertekan, Komang bisa tetap tenang dan beberapa bolanya tetap variatif.

Asih Titi Pangestuti

Nomor punggung: 14

Nilai: 7,5

Open spiker berusia 20 tahun ini jeli dalam menjatuhkan bola di daerah lawan. Sayangnya, dia belum stabil di setiap pertandingan.

Zara Alfa Lautania

Nomor punggung: 2

Nilai: 7

Bola pengumpan kedua dalam tim ini terkadang mudah dibaca lawan. Meski belum setenang Komang, Zara memiliki kejelian dalam melakukan blok. (dra/c18/ham) sumber : Jawapos

Hadapi Samator, SBJ Siapkan Servis Maut

Tim bola voli Solo Bank Jateng (SBJ) membawa misi balas dendam saat berlaga di seri pembuka Putaran II BSI Proliga 2014, Jumat (31/1). Ramzil Huda dkk. bertekad melawan habis-habisan rival terberat mereka, Surabaya Samator, yang mengandaskan SBJ di laga terakhir Putaran I, pekan lalu.

Guna mewujudkan misi revans, tim besutan Rohadi Mulyo itu bertolak ke Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (29/1), dengan sederet evaluasi dan strategi. Salah satunya adalah dengan meningkatkan tekanan lewat servis mematikan.

"Kami harus menang lawan Samator. Mereka agak kurang bagus di receive, celah itu akan kami manfaatkan untuk mencuri poin lewat serve yang mematikan," tandas Rohadi yang dijumpai Solopos.com, saat memimpin latihan SBJ di GOR Manahan Solo, Selasa (28/1) sore.

Berkat servis mematikan, sambung Rohadi, anak-anak didiknya mampu merebut set pertama saat meladeni Surabaya Samator di Hall Basket Senayan Jakarta, Minggu (19/1) malam. Sayang, stamina pemain yang mulai kedodoran membuat SBJ tak dapat menguasai tiga set berikutnya.

"Set pertama kami memimpin karena mereka (Samator) tidak mampu menerima servis dengan baik. Tapi di set berikutnya, anak-anak mulai kelelahan dan sering eror saat melakukan servis," jelasnya.

Berbekal pengalaman itu, Rohadi menekankan kepada Ramzil Huda dkk. untuk bermain aman, khususnya saat melakukan servis. "Harus bermain safe, jangan sampai membuat kesalahan sendiri saat servis. Serangan harus lebih sempurna," imbuh dia.

Selain taktik menyerang lewat servis tajam, Rohadi juga membenahi kekurangan yang mengganggu timnya saat bertemu Samator pekan lalu. Salah satunya adalah kepiawaian para pemain defender untuk menangkis serangan lawan.

"Selain persoalan stamina, receive kami juga masih menjadi kendala. Makanya, latihan kami fokuskan untuk serve dan receive," terang mantan pelatih Jakarta Pertamina Energi itu.

Kekalahan atas Surabaya Samator di laga pamungkas Putaran I memang cukup menyakitkan bagi SBJ. Klub bola voli putra kebanggaan Kota Bengawan itu harus terhempas dari peringkat II menjadi peringkat III di klasemen Putaran I.

"Laga kemarin seperti final bagi SBJ dan Samator. Kalau menang, kami bisa menjadi juara Putaran I sedangkan Samator melorot ke peringkat II bahkan III. Tapi yang terjadi justru sebaliknya," ulas Rohadi.

Pada Seri I Putaran II, SBJ hanya dijadwalkan melakoni satu kali pertandingan kontra sang jawara Putaran I di GOR Ken Arok Malang, Jumat malam. Oleh sebab itu, Rohadi bertekad mencuri kemenangan mendongkrak perolehan poin dan menjungkalkan Samator dari puncak klasemen.

Putri Jakarta Electrik PLN Dijanjikan Bonus

Jika Menang di Malang

Tim putri Jakarta Electric PLN akan mendapatkan bonus jika bisa merebut dua kemenangan di putaran kedua BSI Proliga 2014 yang digelar di GOR Ken Arok, Malang.

Di turnamen yang digelar mulai tanggal 31 Januari hingga 2 Februari ini Jakarta Electrik PLN akan menghadapi lawan berat yaitu Jakarta Pertamina Energi (31/1) dan runner-up klasemen sementara Manokwari Valeria Papua Barat (2/2).

Manajer tim putri Jakarta Electric PLN, Heri Hermawan mengakui bahwa tidak mudah menghadapi kedua tim tersebut.
Apalagi tim asuhan pelatih asal China, Tien Mei itu kalah telak dengan skor 0-3.

"Kami berharap di Malang, hasilnya bisa berbalik. Kalau hasilnya bagus, tentunya kita akan memberikan bonus kepada seluruh tim," ujarnya.

Sementara itu, di sektor putra, Jakarta Electric PLN akan menghadapi dua lawan yang dihadapi di seri terakhir putaran satu di Jakarta yaitu Jakarta BNI 46 dan Jakarta Pertamina Energi. Kedua lawan itu akan dihadapi kembali di Malang.

Melawan Jakarta BNI 46, Antho Bertyawan dan kawan-kawan kalah 0-3. Sedang berhadapan dengan Pertamina menang 3-1.

Pelatih putra Jakarta Electric PLN, Putut Marhaento juga akan membalas kekalahan atas BNI 46 dan mempertahankan kemenangan dari Pertamina.

"Kekuatan tim di BSI Proliga tahun merata. Jadi semua tim bisa menang dan bisa juga kalah," ujar pelatih senior asal Yogyakarta itu.

Putut menginstruksikan kepada anak asuhnya agar tampil tenang dan tidak perlu panik. Dengan main tenang, katanya, permainan di lapangan bisa bagus.

Putut juga berharap faktor tuan rumah akan menjadi motivasi bagi para pemain putra PLN. Dengan menjadi tuan rumah, tim bisa memaksimalkan fasilitas lebih banyak ketimbang tim lain.

"Misalnya, tuan rumah akan mendapatkan kesempatan mencoba lapangan lebih banyak," ujar Putut.

Penggemar di Dunia Maya

"Sebuah komunitas, bukan PBVSI, bukan panitia Proliga. Dari kita oleh kita, untuk kita... para
pecinta bola voli. Persembahan untuk Voli Indonesia". Identitas itu ditegaskan Volimania Indonesia, sebuah komunitas para penggemar bola voli, dalam akun Twitter mereka (@VolimaniaID).

Bermula dari sambung rasa di sebuah mailing list (milis) awal 2000-an, sejumlah penggiat internet membentuk wadah komunitas penggemar bola voli. Milis itu sebenarnya sudah menjadi kanal bertukar pikiran dan berita seputar bola voli kegemaran mereka.

Namun, mereka merasa saluran itu belum cukup mengobati rasa "haus" atas olahraga tersebut. Di sisi lain, berita bola voli negeri ini masih kurang. Padahal, rasa haus informasi tentang voli sudah tak tertahankan. Mereka bukan wartawan atau anggota staf klub yang punya akses ke sumber berita.

"Tidak ada di antara kami yang berlatar belakang media. Background kami banyak. Ada yang karyawan swasta, lawyer, pemain voli," kata Benny Windhiarto Nugroho, salah satu penggiat Volimania Indonesia di Solo, Sabtu (18/1) malam.

Pada 2008, mereka sepakat menggelar sarasehan di Bandung. "Ada yang datang dari Kalimantan, Bali, bahkan ada yang dari China dan Belanda. Anggota dari luar negeri itu warga Indonesia yang tinggal di sana," ujar Benny.

Dalam pertemuan, mereka sepakat untuk lebih aktif menuangkan gagasan, berita, atau apa saja terkait bola voli nasional dalam laman yang sudah disiapkan salah satu anggota. "Pertandingan tarkam di pelosok pun boleh diposting," ujar karyawan swasta di jakarta itu.

Pendek kata, mereka melakukan jurnalisme warga. Anggota Volimania mengais berita voli, meraciknya dalam satu tulisan, dan mengunggahnya di situs mereka, www.volimania.org.

Isi dan muatan laman tersebut cukup lengkap. Selain berisi berita voli, laman itu juga kaya dengan data, seperti daftar pemain klub-klub bola voli, jadwal, hasil, dan klasemen terakhir kompetisi. Selain proliga, ada juga tentang Liga Voli Indonesia (Livoli), kejuaraan yunior, voli pantai, voli daerah, dan voli kampus.

Meski sudah lama memutar kompetisi, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) tidak memiliki situs resmi. Begitu juga Proliga. "Dulu ada situs resmi Proliga. Namun, karena isinya jarang diperbarui, situs itu mati dalam tiga tahun terakhir," ujar Lutfi Sukri dari Humas Proliga.

Mulai 2014, Lutfi berinisiatif membuat situs www.voliindonesia.com. Itu bukan situs resmi Proliga. Ia hanya ingin agar kebutuhan informasi penggemar voli soal Proliga bisa dipenuhi.

Sebagai anggota Humas Proliga, Lutfi tentu punya akses luas terhadap semua pertandingan, pengurus, atau pemain klub.

Kemewahan seperti itu tidak dimiliki anggota komunitas Volimania. Dengan ongkos dari kocek sendiri, mereka datang ketempat pertandingan, membeli tiket, mengamati pertandingan, wawancara sebisa mungkin, lalu menulis laporan untukdibagi ke penggemar voli lainnya lewat situs mereka.

Benny, misalnya. Sabtu (18/1) pagi, ia datang dari Jakarta ke Solo naik kereta dengan tiket pergi-pulang seharga Rp.700.000. Untuk menghemat ongkos, ia tinggal di rumah temannya di Delanggu, Klaten. Minggu malam, ia pulang ke Jakarta karena Senin pagi sudah harus masuk kerja.

Tidak seperti penonton lainnya, sambil menonton, ia mengunggah jalannya pertandingan ke akun Twitter Volimania. Livetweet, begitu istilah populernya di kalangan pengguna Twitter. "Yang sedang di GOR Sritex tolong bantu update skornya Bank Jateng vs BNI 46, terima kasih," tulis Benny saat harus buru-buru ke stasiun, mengejar kereta malam ke Jakarta.

Wednesday, January 22, 2014

Samator Tumbang Tapi Tetap di Puncak

Penguasa sementara sektor putra Proliga 2014, Surabaya Samator, akhirnya tumbang. Adalah Palembang Bank Sumsel Babel yang mematahkan dominasi Samator dengan kemenangan 3-1 (25-21, 25-19, 11-25, 14-25) di Solo kemarin. Tapi, kekalahan itu tak memengaruhi posisi mereka di puncak klasemen dengan 9 poin dari 3 laga

 Secara keseluruhan, Samator memang mengalami penurunan. Mereka terlihat terlalu percaya diri menghadapi Palembang. "Blok anak-anak sering lolos. Ini tak lain karena mereka sedikit meremehkan," ujar Ibarsjah Danu Tjahjono, pelatih Samator, seusai laga kemarin (19/1).

Ibarsjah menilai komunikasi Raydel Hierrezuelo Aguirre, tosser Samator, dengan para pemain lain yang kurang lancar mengganggu kekompakan tim. "Ada satu pemain yang tidak on fire, akhirnya merembet ke pemain lain. Itu yang kami benahi," terangnya.

Pelatih timnas SEA Games 2013 itu menjelaskan bahwa soal fisik, tidak ada masalah yang dihadapi pemainnya. "Jelang seri III nanti kami terus berbenah," tegasnya.

Dalam laga lain, tim putri Jakarta BNI 46 takluk oleh Jakarta Bank DKI 2-3 (14-25, 15-25, 28-26, 25-19, 7-15). Sedangkan Gresik Petrokimia dibenamkan Jakarta PGN Popsivo 0-3 (24-26, 11-25, 22-25).

Performa Gresik Petrokimia sungguh di luar ekspektasi pelatih dan manajemen. Hingga laga keempat, Petrokimia terus menelan hasil buruk. Di laga terakhir seri II Solo, Jawa Tengah, itu, Aprilia Maharani dkk lagi-lagi kandas. Mereka ditundukkan Jakarta PGN Popsivo 0-3 (26-24, 11-25, 22-25).

Masyhudi, pelatih Gresik Petrokimia, menilai bahwa timnya masih labil di sisi mental. ''Masalahnya masih sama. Ini cukup mengkhawatirkan jika melihat tim ini sebelumnya menjadi runner-up Livoli 2013,'' ujarnya.
Belum lagi penampilan Mendaro yang belum konsisten. Pukulannya sering tidak tepat sasaran. ''Mendaro belum optimal. Kami akan berusaha memaksimalkan potensinya,'' terangnya.

Dalam laga tersebut, Petrokimia punya kesempatan memimpin. Namun sayang, mereka sering kehilangan poin karena kesalahan sendiri. ''Tim kami terdiri atas skuad muda dan pelapis. Mereka belum bisa membantu secara maksimal,'' tegasnya.

Namun, dia merasa perlu sesekali mencoba pemain pelapis untuk memberikan pengalaman bertanding. ''Biar mereka bisa meningkatkan pengalaman dan jam terbang,'' imbuhnya.

Pelatih Popsivo Muhammad Ansory menjelaskan bahwa timnya unggul di set pertama. Itu sebagai momentum bagi Popsivo untuk mempertahankan kedudukan. ''Kunci keberhasilan kami terpusat di set pertama. Saling kejar skor dengan Petrokimia akhirnya kita menangkan. Itu berlanjut di dua set berikutnya,'' tegasnya.

Klasemen Seri Solo

Pasca seri Pekanbaru di minggu lalu, kali ini Proliga 2014 menyambangi kota yang penuh suasana Jawa, yaitu Solo. Tim putra Surabaya Samator dan tim putri Jakarta Pertamina Energi sebelumnya berada di posisi teratas, apakah kali ini masih bertahan? Silakan lihat hasilnya di tabel berikut.

Berikut klasemen akhir seri Solo, 17-19 Januari 2014.

PUTRA

NO    TIM PESERTA                MAIN   MENANG  KALAH  NILAI    R SET    R ANGKA      
  1    SURABAYA SAMATOR     4             3               1         9       2.000        1.068         
  2    SOLO BANK JATENG       3             3               0          7       1.800        1.034        
  3    JAKARTA ELEKTRIK PLN 3             1                2         4        1.000        1.089         
  4    JAKARTA PERTAMINA     3             1                2         4        1.000        1.023         
  5    PALEMBANG                   3             1                2         4        0.714        0.925        
  6    JAKARTA BNI 46              4              1               3         2        0.364        0.894

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Proliga 2014

Sunday, January 19, 2014

Debut Sutono Bawa Kemenangan Solo Bank Jateng

"Ngos-ngosan mas main lima set sekarang, sudah tidak seperti dulu lagi", itulah sepenggal kata Sutono, libero Solo Bank Jateng saat ditemui di Hotel Arini tempat tim SBJ menginap. Sutono mengawali debutnya dengan manis setelah mengantarkan Solo Bank Jateng mengalahkan tim kuat Jakarta Pertamina Energi dengan skor 3- 2 (19-25,25-18,24-26,25-23,16-14). Lawanpun dibuat tak berdaya dengan agresifitas dan ketepatan dalam menghalau spike keras dari pemain-pemain Pertamina.

"Saya baru sekali kemarin latihan bersama tim ini karena saya baru datang kamis malam, jumat sore saya langsung bergabung latian bersama teman-teman,"ujarnya. Memang, Sutono baru bergabung dengan tim pada seri II di Solo ini untuk menutupi kelemahan SBJ dalam hal receive dan pertahanan. 

Sementara itu, ditemui ditempat yang sama pelatih SBJ, Rohadi Mulya, mengatakan bahwa anak-anak bermain sesuai dengan instruksinya. Dia juga mengatakan bahwa dengan hadirnya Sutono di dalam tim, membawa semangat di dalam tubuh tim ini sehingga para pemain bermain lebih tenang lagi. Dalam persiapan untuk menghadapi tim kuat lainnya besok Minggu, Jakarta BNI 46, Rohadi mengatakan bahwa asalkan bermain lebih tenang lagi dan tidak terburu-buru untuk mengakhiri set, pertandingan besok pasti akan dapat meraih kemenangan lagi sesuai target mereka yaitu dapat menyapu bersih poin kemenangan di seri II Solo ini.

Pada pertandingan ini semalam, terjadi hujan kartu kuning. Ada 2 kartu kuning yang dikeluarkan oleh wasit Raditia Darwis kepada 2 pemain Pertamina. Yaitu kepada Ayip Rizal dan Aji Maulana, sehingga membuat kondisi di dalam tim menjadi agak goyah. Hal ini dijadikan kesempatan SBJ untuk memenangkan pertandingan. Pada hari Minggu, SBJ akan melawan tim kuat lainnya, Jakarta BNI 46 pada partai terakhir.

Saturday, January 18, 2014

Sutono Berlabuh di Solo Bank Jateng

Angin segar menaungi kubu Solo Bank Jateng. Sutono, mantan libero Timnas Indonesia akan bergabung dengan tim Solo Bank Jateng pada BSI Proliga 2014 seri II di Solo. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh pelatih Solo Bank Jateng, Rohadi Mulya di sela latihan timnya pada hari Rabu (15/1). "Ya memang, untuk menutupi kekurangan tim kita merekrut kembali Sutono. Karena setelah kita evaluasi hasil di seri I Pekanbaru, kekurangan kita ada di receive dan pertahanan," ujar pelatih berkepala pelontos itu.
 
Solo Bank Jateng pun tidak asing dengan Sutono. Pada tahun 2011, dia bahu-membahu bersama tim ini hingga babak Grand Final di Jakarta. Namun sayang, harus kandas di tangan Jakarta BNI 46. Saat ini Sutono belum bergabung dengan Miko dkk dikarenakan masalah pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. "Sutono akan bergabung dengan kita pada hari Jumat besok, dan malamnya akan langsung ikut latihan." ujar Rohadi. Bergabungnya Sutono, membuat libero Solo Bank Jateng sebelumnya, Sunarwan, dengan berat hati harus dicoret dari tim. 
 
Sementara itu, dua punggawa SBJ yakni Ramzil Huda dan Sutrisno tidak nampak pada latihan rutin yang digelar pada Rabu lalu. Ketidakhadiran keduanya diakibatkan karena terkena gangguan kesehatan. "Ari (Sutrisno) dan Huda (Ramzil Huda) saat ini sedang beristirahat di hotel. Mereka sudah dibawa berobat ke rumah sakit. Untuk pertandingan pada hari Sabtu mudah-mudahan mereka berdua bisa bergabung dengan kita. Namun program latian pada malam ini tidak terganggu dengan ketiadaan mereka berdua, terutama di sektor setter. Selama Ari masih dalam masa penyembuhan, Bagus menjadi penggantinya," kata Rohadi.
 
Bagus Wahyu Ardianto, pemain timnas Sea Games 2013 dan mantan pemain Surabaya Samator terlihat ikut berlatih bersama SBJ. Dia menggantikan posisi setter yang ditinggalkan oleh Sutrisno selama latihan kemarin. Bagus saat ini berstatus sebagai karyawan tetap Bank Jateng pusat di Kota Semarang. Namun untuk tahun ini dia tidak bisa mengikuti BSI Proliga 2014 dikarenakan namanya masih terdaftar sebagai atlit Surabaya Samator. (aa)