GRESIK - Mashudi pasang badan karena kegagalan Gresik Petrokimia menembus final four Proliga
2014. Pelatih 52 tahun itu pun memutuskan mundur dari Petrokimia. Walhasil, Petrokimia terancam tanpa pelatih pada seri terakhir Proliga di GOR Tri Dharma, 14-16 Februari.
2014. Pelatih 52 tahun itu pun memutuskan mundur dari Petrokimia. Walhasil, Petrokimia terancam tanpa pelatih pada seri terakhir Proliga di GOR Tri Dharma, 14-16 Februari.
Sinyal mundur Udik -sapaan akrab Mashudi- sejatinya sudah diungkapkannya setelah Petrokimia kalah oleh Jakarta Electric PLN di seri Banyuwangi (9/2). Udik pun tidak terlihat dalam sesi latihan Aprilia Maharani dkk dua hari terakhir.
''Memang benar saya sudah mundur. Saya sudah pamit dengan manajemen. Tapi, sampai hari ini (kemarin, Red), mereka belum memutuskan status saya,'' ujar Mashudi saat dikonfirmasi Jawa Pos kemarin (12/2).
Dia pun sudah beberapa kali menghubungi manajemen. ''Mereka belum mengangkat telepon saya. Mungkin mereka masih repot karena Gresik kan tuan rumah seri terakhir,'' tutur mantan pelatih Surabaya Samator tersebut.
Mashudi bukan hanya sosok pelatih dengan jam terbang tinggi di pentas voli nasional. Selain Petrokimia dan Samator, dia tercatat pernah menangani klub Indomaret Sidoarjo, Jakarta Sananta, Bank Jatim, Palembang Bank Sumsel-Babel, sampai tim putra dan putri Pra PON Papua.
Mashudi juga bergelimang gelar. Di antaranya juara Livoli 2001 bersama Samator, kampiun Livoli Divisi Satu 2005 (Indomaret), Livoli Divisi Utama 2012 (Bank Jatim), serta Proliga 2011 dan 2013 (Palembang Bank Sumsel-Babel)
Sayang, keberuntungan tidak berpihak saat Mashudi menangani Petrokimia. Di antara sepuluh laga yang dijalani di Proliga sejauh ini, Petrokimia mencatat delapan kali kalah dan hanya dua kali meraih kemenangan.
Gagal ke final four dan kehilangan pelatih tentu menjadi pukulan telak bagi Petrokimia di seri terakhir. Namun, demi menjaga gengsi sebagai tuan rumah plus dua lawan di seri terakhir merupakan tim yang juga gagal ke final four, asa masih dimiliki skuad Petrokimia.
Sudarto, asisten pelatih Petrokimia, mengatakan bahwa mentalitas pemain Petrokimia memang tengah tidak bagus. ''Tapi, saya percaya anak-anak masih bersemangat untuk bangkit dan memberikan hasil terbaik di kandang sendiri,'' ucap pria yang diproyeksikan sebagai pengganti Mashudi itu.

No comments:
Post a Comment