Friday, February 14, 2014

Schedule Final Four Proliga 2014

FINAL FOUR & FINAL

NO TEMPAT HARI / TANGGAL WAKTU PERTANDINGAN 


GOR Ctra Arena Bandung Jumat 28 Feb 14 


14.30 PI RANKING 2 vs RANKING 3

16.30 PI RANKING 1 vs RANKING 4

18.30 PA RANKING 2 vs RANKING 3

20.30 PA RANKING 1 vs RANKING 4

Sabtu 1 Mar 14 

12.30 PI RANKING 2 vs RANKING 4

15.00 PI RANKING 1 vs RANKING 3

17.00 PA RANKING 2 vs RANKING 4

19.00 PA RANKING 1 vs RANKING 3

Minggu 2 Mar 14 

13.00 PI RANKING 3 vs RANKING 4

15.00 PI RANKING 1 vs RANKING 2

17.00 PA RANKING 1 vs RANKING 2

19.00 PA RANKING 3 vs RANKING 4


GOR Amongrogo Yogyakarta Jumat 7 Mar 14

14.30 PA RANKING 1 vs RANKING 4

16.30 PA RANKING 2 vs RANKING 3

18.30 PI RANKING 1 vs RANKING 4

20.30 PI RANKING 2 vs RANKING 3 

Sabtu 8 Mar 14 

13.00 PA RANKING 2 vs RANKING 4

15.00 PA RANKING 1 vs RANKING 3

17.00 PI RANKING 1 vs RANKING 3

19.00 PI RANKING 2 vs RANKING 4

Minggu 9 Mar 14 

12.30 PA RANKING 3 vs RANKING 4

15.00 PA RANKING 1 vs RANKING 2

17.00 PI RANKING 1 vs RANKING 2

19.00 PI RANKING 3 vs RANKING 4

Istora Senayan Jakarta Minggu 16 Mar 14 

 08.00 PI Bronze Final vs Bronze Final

10.00 PA Bronze Final vs Bronze Final

13.00 PI Gold Final vs Gold Final

15.00 PA Gold Final vs Gold Final

17.00 ALL CLOSING CEREMONY

Petrokimia tanpa Nakhoda?

GRESIK - Mashudi pasang badan karena kegagalan Gresik Petrokimia menembus final four Proliga
2014. Pelatih 52 tahun itu pun memutuskan mundur dari Petrokimia. Walhasil, Petrokimia terancam tanpa pelatih pada seri terakhir Proliga di GOR Tri Dharma, 14-16 Februari.

Petrokimia tanpa Nakhoda?


Sinyal mundur Udik -sapaan akrab Mashudi- sejatinya sudah diungkapkannya setelah Petrokimia kalah oleh Jakarta Electric PLN di seri Banyuwangi (9/2). Udik pun tidak terlihat dalam sesi latihan Aprilia Maharani dkk dua hari terakhir.

''Memang benar saya sudah mundur. Saya sudah pamit dengan manajemen. Tapi, sampai hari ini (kemarin, Red), mereka belum memutuskan status saya,'' ujar Mashudi saat dikonfirmasi Jawa Pos kemarin (12/2).

Dia pun sudah beberapa kali menghubungi manajemen. ''Mereka belum mengangkat telepon saya. Mungkin mereka masih repot karena Gresik kan tuan rumah seri terakhir,'' tutur mantan pelatih Surabaya Samator tersebut.

Mashudi bukan hanya sosok pelatih dengan jam terbang tinggi di pentas voli nasional. Selain Petrokimia dan Samator, dia tercatat pernah menangani klub Indomaret Sidoarjo, Jakarta Sananta, Bank Jatim, Palembang Bank Sumsel-Babel, sampai tim putra dan putri Pra PON Papua.

Mashudi juga bergelimang gelar. Di antaranya juara Livoli 2001 bersama Samator, kampiun Livoli Divisi Satu 2005 (Indomaret), Livoli Divisi Utama 2012 (Bank Jatim), serta Proliga 2011 dan 2013 (Palembang Bank Sumsel-Babel)

Sayang, keberuntungan tidak berpihak saat Mashudi menangani Petrokimia. Di antara sepuluh laga yang dijalani di Proliga sejauh ini, Petrokimia mencatat delapan kali kalah dan hanya dua kali meraih kemenangan.

Gagal ke final four dan kehilangan pelatih tentu menjadi pukulan telak bagi Petrokimia di seri terakhir. Namun, demi menjaga gengsi sebagai tuan rumah plus dua lawan di seri terakhir merupakan tim yang juga gagal ke final four, asa masih dimiliki skuad Petrokimia.

Sudarto, asisten pelatih Petrokimia, mengatakan bahwa mentalitas pemain Petrokimia memang tengah tidak bagus. ''Tapi, saya percaya anak-anak masih bersemangat untuk bangkit dan memberikan hasil terbaik di kandang sendiri,'' ucap pria yang diproyeksikan sebagai pengganti Mashudi itu.

Wednesday, February 12, 2014

Putra Bakal Ketat di Gresik

Empat Besar Putri Sudah Terkunci

JAKARTA Pertamina Energi, Manokwari Valeria Papua Barat, Jakarta Popsivo PGN, dan Jakarta Electric PLN sudah memastikan tempat di final four putri. Adapun di sektor putra, perebutan tempat bakal berlangsung ketat saat seri penutup di Gresik akhir pekan ini.

Selain Surabaya Samator yang sudah mengunci tiket final four, empat klub lainnya masih bersaing ketat. Jika melihat poin sementara di papan klasemen putra, empat tim di bawah Samator akan berebut tiga tiket ke empat besar. Selisih poin pun tidak begitu jauh. Jakarta Pertamina Energi (15 poin), Jakarta Electric PLN (14), Palembang Bank Sumsel- Babel (11), dan Solo Bank Jateng (9) punya peluang yang hampir sama. Sisa dua laga di Gresik bakal menjadi penentu siapa saja yang menemani Samator melangkah ke final four. Hanya, kans Pertamina cukup terbuka. Mengingat, mereka hanya sekali bertanding di Gresik. Dengan 15 poin saat ini, sekali hasil menang akan membuat mereka lolos ke babak selanjutnya.

Electric PLN juga punya modal yang berharga setelah mampu menekuk Samator di laga terakhir seri Banyuwangi kemarin (9/2). Mahfud Nurcahyadi harus mengakui ketangguhan PLN dengan skor akhir 3-1 (20-25, 29-27, 25-23, 25-21) untuk kemenangan PLN. Hasil positif itu tentu akan digunakan Antho Bertyawan dkk untuk memaksimalkan performanya.

Ibarsjah Danu Tjahjono, pelatih Surabaya Samator, mengungkapkan bahwa kekalahan timnya harus segera dilupakan. ''Lawan memang bermain lebih bagus daripada kami. Beberapa kesalahan teknis tadi juga masih terlihat dilakukan pemain,'' ujarnya.

Menjalani laga berat sehari sebelumnya yang memakan lima set kala mengalahkan Pertamina membuat Samator kelelahan. ''Anak-anak kurang recovery setelah main ketat melawan Pertamina,'' lanjutnya.

Menanggapi tim putra yang akan menemani Samator di final four, Ibarsjah menjelaskan bahwa siapa pun yang lolos merupakan tim yang kuat. ''Di Gresik tentu akan lebih ketat, akan menjadi penentuan siapa saja yang lolos di sektor putra,'' tegasnya.

DALAM ANGKA

2 Kekalahan yang dialami Surabaya Samator. Kalah oleh Palembang Bank Sumsel-Babel di seri Solo lalu dan ditundukkan Jakarta Electric PLN di seri Banyuwangi kemarin.

15 Tanggal final Proliga 2014 pada Maret nanti, yang berlangsung di Jakarta. Sebelumnya, final Proliga dijadwalkan pada 16 Maret 2014. Karena bertepatan dengan pemilu presiden, panpel akhirnya mengundur sehari jadwal final tersebut.

30 Poin sempurna yang dihasilkan Jakarta Pertamina Energi sepanjang lima seri Proliga 2014 yang telah berlangsung. Head-to-head kemenangan setiap set yang dihasilkan Pertamina juga impresif, 30 kali menang set dan hanya 3 kali kalah set.

Monday, February 10, 2014

Klasemen Proliga Seri Banyuwangi

Berikut admin sampaikan klasemen BSI Proliga 2014 pasca seri banyuwangi. Di sektor putri, peserta
4 besar sudah tersimpulkan meskipun pertandingan masih menyisakan seri Gresik.  Selamat menyimak.


Klasemen Proliga Seri BanyuwangiKlasemen Proliga Seri Banyuwangi


PUTRI
NO TIM PESERTA                    MAIN MENANG KALAH NILAI     R SET    R ANGKA
1 JAKARTA PERTAMINA             10        10          0         30      10.0000    1.3399
2 MANOKWARI VALERIA            10        7           3          21       1.9231    1.0776
3 JAKARTA POPSIVO                 10        7           3          21       1.9167    1.1316
4 JAKARTA ELEKTRIK PLN         10        6           4         18        1.4286    1.0594
5 GRESIK PETROKIMIA              10        2           8          7         0.4231    0.8799
6 JAKARTA BNI 46                      10        2           8          6         0.3333    0.8173
7 JAKARTA BANK DKI                10        1           9           2         0.2069    0.8106


Klasemen Proliga Seri Banyuwangi


PUTRA
NO TIM PESERTA                          MAIN MENANG KALAH NILAI   R SET   R ANGKA
1 SURABAYA SAMATOR                   9          7             2       20     2.0909    1.1290
2 JAKARTA PERTAMINA                   9          5             4       15     1.2353     1.0171
3 JAKARTA ELEKTRIK PLN               8          4             4       14     1.1333     1.0475
4 PALEMBANG BANK SUMSEL        8          3             5        11     0.7647     0.9572
5 SOLO BANK JATENG                    8          4             4         9      0.7895     0.9292
6 JAKARTA BNI 46                           8          2             6         6      0.5000     0.9224


Klasemen Proliga Seri BanyuwangiKlasemen Proliga Seri Banyuwangi


Thursday, February 6, 2014

Kembalinya Si Anak Hilang

Kembalinya Si Anak Hilang
Setelah sekian lama vakum dari hingar bingar dunia bolavoli Tanah Air kini dia datang kembali kedunia yang telah membesarkanya. Siapa yang tidak mengenal Andri Widiatmoko diera jaman keemasnya?? Pernah bertahun – tahun menghuni skuad Tim Nasional di era tahun  1995 hingga 2005 dan bebrapa kali berhasil mengantarkan Indonesia merajai berbagai even Internasional serta berhasil mengantarkan Klub Yuso Yogyakarta memuncaki Kejurna Livoli, kini pria asli Jogja itu kembali berkiprah di dunia voli.

Bapak dua anak ini sekarang kembali mendedikasikan ilmu dan pengalamanya tentang bermain voli ke klub Yuso Yogyakarta. Menyusul rekan seangkatanya Marjoko Sigit yang telah lebih dahulu melatih di skuad Yuso kini Andri Widiatmoko pertanggal 3 Februari 2014 resmi melatih skuad Yuso. 


Kembalinya Si Anak Hilang
Andri yang saat ditemuai ditempat latihan Gor Adi Sutjipto Yogyakarta mengungkapkan bahwa dirinya merasa terpanggil untuk ikut membesarkan nama Yuso dikancah bolavoli Nasional. “Saya senang bisa kembali ke lapangan, apalagi bisa bareng Sigit melatih di Yuso”, uangkap Andri.

Andri akan bahu membahu bersama pelatih Yuso lainya untuk saling berbagi ilmu dan membesarkan nama PBV Yuso, semoga saja dengan kehadiran Andri akan membawa energi positif dan semangat buat seluruh atlet dan Manajemen  Yuso.

Putra PLN Gagal Sapu Bersih Kemenangan


Putra PLN Gagal Sapu Bersih Kemenangan
Tim Putra Jakarta Electric PLN gagal mentargetkan menyapu bersih dua kemenangan saat menjadi tuan rumah penyelenggara BSI Proliga 2014 putaran II dikota Malang Jatim, Minggu(2/02). Antho Bertyawan harus menyerah pada laga terakir atas Putra Jakarta Pertamina Energy dengan skor set 3-2(25 17, 22 25, 21 25, 26 24, 15 6).

Set pertama anak asuh Putut Marhaento harus rela direbut Pertamina dengan skor angka 25-17, baru set ke-2 dan ke-3 Antho Bertiawan bisa menunjukan keunggulanya dengan merebut set dengan skor angka 22-25 dan 21-25.

Set ke-4 yang menjadi penentu bagi kedua tim berjalan alot, jual beli serangan ke dua tim serta kejar mengejar dalam perolehan point tersaji pada laga penutup Proliga seri Malang hingga akirnya Ayip Rizal dkk menutup set ke-4 dengan skor 26-24, sekaligus memaksa tim PLN bermain dalam 5 set.

Mengawali set ke -5 PLN keteteran dalam menerima bola pertama, jump serve yang dilakukan para pemain Pertamina benar-benar menjadi andalan guna mendulang point, hingga TTO 1 set 5 PLN ketinggalan skor angka 8-2. Tercatat ada lebih dari 4 pemain Pertamina yang mempunya jurus jump serve yang bagus yakni, Sigit Ardian, Koko Prasetyo, Ayip Rizal, Ryan Jay Owens dll. Hingga akirnya tim Pertamina menutup set 5 dengan skor angka 15-6 sekaligus membalas kekalahan pertamanya.Walau kalah pa PLN masih tetap mendapat point 1 sedangkan Pertamina mendapat point 2 karena kedua tim bermian dalam 5 set.

Kegagalan pa PLN khususnya saat bermain di set ke -5 akan menjadi catatan khusus bagi Putut Marhaento guna menghadapi 2 seri tersisa. Evaluasi dan pembenahan tim akan segera dilakukan mengikngat pa PLN menyisakan tiga pertandingan tersisa yakni, melawan Samator di Banyuwangi, menghadapi Solo Bank Jateng dan Palembang Bank Sumsel di Gresik.

PLN Waspadai Kebangkitan Pertamina

PLN Waspadai Kebangkitan Pertamina
Meski pernah sukses membekuk Jakarta Pertamina Energy pada pertemuan pertama putaran I BSI Proliga 2014 dikota Jakarta dengan skor set 3-1(25 19, 25 21, 26 28, 25 14), namun Antho Bertyawan dkk perlu mewaspadai kebangkitan Ayip Rizal dkk. Pertemuan ke 2 akan dilangsungkan hari ini, Minggu(2/02) jam 19.00 WIB bertempat di Gor Ken Arok Malang Jatim.

Tim Pa Pertamina menuai kemenangan di pertandingan sebelumnya, Sabtu(1/02) yakni, berhasil membekuk juara bertahan Palembang Bank Sumsel dengan skor set 3 – 0(25 20, 27 25, 25 20) membuat mental bertanding Ayip Rizal dkk naik dan berusaha keras untuk membalas kekalahan di pertemuan sebelumnya. Memanfaatkan dukungan suporter tuan rumah PLN juga akan berjuang untuk mempertahankan kemenangan untuk meraih point dan mengamankan posisi 4 besar .

Dapat dipastikan jika pertandingannanti malam akan panas dan menarik karena ke dua tim akan sama-sama menyuguhkan permainan terbaiknya, Pa PLN yang dimotori Antho akan berjuang mempertahankan kemenengan dan menjaga tren positif karena menuai 2 kali kemenangan pada pertandingan sebelumnya sedangkan Pa Pertamina yang bertekad membalas kekalahan atas PLN pada pertandingan sebelumnya. Kita lihat saja hasilnya yang akan tersaji nant malam di Gor Ken Arok Malang, tim mana yang akan menjadi pemenangnya.***ko2

Sarat Dendam di Proliga Seri 2 di Malang

Sarat Dendam di Proliga Seri 2 di Malang

Laga sarat dendam akan tersaji di Bina Sarana Informatika (BSI) Proliga seri 2 di GOR Ken Arok, 31 Januari-2 Februari 2014.

Tim yang kalah di seri 1 lalu akan membalas dendam di seri 2 ini. Dendam kesumat dikemukakan manajer tim putri Jakarta Electric PLN, Heri Hermawan. Dalam seri 2 ini Jakarta Electric PLN akan berhadapan dengan Jakarta Pertamina Energi dan Manokwari Valeria. Jakarta Electric PLN kalah 0-3 dari Manokwari, dan kalah 0-3 dari Jakarta Pertamina Energi di seri 1 lalu.

"Kami berharap hasil di Malang bisa berbalik. Kami akan berusaha mendapat kemenangan disini," kata Heri, Kamis (29/1/2014).

Sesumbar Heri ini bukan tanpa alasan. Tim yang dipercaya sebagai tuan rumah ini akan memanfaatkan faktor tuan rumah untuk meraih kemenangan. Karyawan PLN akan dikerahkan ke GOR Ken Arok untuk memberikan dukungan. Selain itu, manajemen akan memberikan bonus kepada pemain.

"Semua pemain akan mendapat bonus bila menang," tambahnya.

Tim putra Jakarta Electric PLN pun tak kekalahan di seri 1 lalu terulang. Tim putra siap meladeni dua tim yang sempat membekuknya di seri 1 lalu, Jakarta BNI 46 dan Jakarta Pertamina Energi.

Saat itu Jakarta Electric PLN kalah 0-3 dari Jakarta BNI 46 dan kalah 1-3 dari Jakarta Pertamina Energi. Pelatih tim putra Jakarta Electric PLN, Putut Marhaento mengakui kekuatan di BSI Proliga tahun ini merata. Tapi tim pelatih sudah memperbaiki kesalahan di seri 1 lalu.
Menurutnya, pemain mudah panik selama melakoni laga di seri 1.

"Di seri 2 ini anak-anak harus lebih tenang," tambahnya.

Monday, February 3, 2014

Klasemen Seri Malang Proliga 2014



Di putaran kedua, BSI Proliga 2014 menuju provinsi Jawa Timur, di seri pertamanya mengunjungi kota Malang sebagai home base tim putra dan putri Jakarta Elektrik PLN.

Seri Malang ini menetapkan tim putri Jakarta Pertamina Energi dan tim putra Surabaya Samator yang masih tetap menduduki posisi teratas dari klasemen sebelumnya di Jakarta. Berikut datanya.

  PUTRA 
NO TIM PESERTA                        MAIN MENANG KALAH NILAI R SET   R ANGKA
1 SURABAYA SAMATOR                  7         6            1        18    3.167      1.163 
2 JAKARTA PERTAMINA                  7         4            3        11    1.231       1.018 
3 JAKARTA ELEKTRIK PLN              7         3            4        11    1.000       1.050 
4 PALEMBANG BANK SUMSEL       7         2            5         8     0.588       0.929 
5 SOLO BANK JATENG                    6         3            3         7     0.786       0.927 
6 JAKARTA BNI 46                           6         2            4         5     0.571       0.924 

PUTRI 
NO TIM PESERTA              MAIN MENANG KALAH NILAI    R SET    R ANGKA 
1 JAKARTA PERTAMINA       8           8            0        24      8.000        1.352 
2 JAKARTA POPSIVO           8           6            2        18      2.111        1.166 
3 MANOKWARI VALERIA      8           5            3        15     1.583         1.031 
4 JAKARTA ELEKTRIK PLN   8           4            4        12     1.000         1.008  
5 GRESIK PETROKIMIA        8           2            6         7      0.550         0.908  
6 JAKARTA BNI 46                8           2            6         6      0.429         0.828 
7 JAKARTA BANK DKI          8           1            7         2       0.261        0.830

Samator Revans dengan Kemenangan 3-0

Atas Juara Bertahan Bank Sumsel Babel

Tim putra Surabaya Samator semakin kukuh di puncak klasemen sementara Proliga 2014. Itu terjadi setelah mereka mempermalukan juara bertahan Palembang Bank Sumsel-Babel tiga set tanpa balas 25-21, 25-19, 25-17 di GOR Ken Arok, Malang, kemarin sore (2/2).

Kemenangan mutlak tim yang bermarkas di Driyorejo, Gresik, itu cukup mengejutkan pelatih Samator Ibarsjah Djanu Tjahjono. Selain berstatus juara bertahan, Bank Sumsel berhasil menggilas Samator 3-1 pada putaran pertama beberapa waktu lalu.
"Bagi kami, pertandingan ini syarat gengsi dan menguras mental. Tak hanya pemain, kami tim pelatih yang ada di samping lapangan juga tegang sepanjang laga. Untung, anak-anak tetap tenang dan fokus untuk meladeni permainan cepat tim lawan," kata Ibarsjah setelah pertandingan.

Karena pernah merasakan kekalahan dari Bank Sumsel, Ibarsjah tak mau mengambil risiko dalam pertandingan yang disaksikan 3.000 penonton itu. Semua pemain dalam kondisi onfire langsung dimainkan sebagai starter, seperti I Putut Randu Wahyu, Samsul Kohar, Rendy Febriant, serta libero Veleg Dhani Ristan. Plus, dua legiun asing asal Kuba Toiran dan Hierrezuelo.
 
Sementara itu, Bank Sumsel menurunkan Brian Alfianto, Agung Seganti, Adi Sucipto, Fredy Siregar, Ismael Luke Fernandez, dan Raydel Poey Romero sebagai starter.

Melihat kekuatan lawan yang hampir sama saat kekalahan mereka di Solo, Ibarsjah menginstruksi para pemainnya agar memperkuat blok. "Salah satu cara yang bisa mematahkan mental lawan adalah mengeblok serangan mereka. Itu terbukti, mereka (Bank Sumsel, Red) akhirnya beberapa kali tak berani bermain menyerang lantaran blok pemain kami sangat bagus," ulasnya.
  
Ibarsjah mengungkapkan, salah satu kunci kemenangan Samator lain adalah menekan lawan lewat servis. Sebab, dengan begitu, permainan lawan sangat mudah dibaca. "Receive tim lawan sangat buruk sehingga mereka terlihat bermain open. Dari situ kami bisa menebak alur serangan mereka," tegasnya.

Dengan meraih tiga poin dalam pertandingan penutup di seri Malang tersebut, Samator sudah mengoleksi 18 poin dari tujuh kali pertandingan. Meski begitu, Ibarsjah mengatakan bahwa mereka masih membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan posisi di final four Proliga musim ini. "Jadi, setelah ini kami langsung mempersiapkan tim untuk seri Banyuwangi," tutupnya.
 
Sayangnya, jumpa pers kemarin berlangsung ganjil. Sebab, Munawar, pelatih Bank Sumsel, tidak datang ke ruangan meski telah dipanggil petugas. Menurut informasi, pemain Bank Sumsel langsung ngacir ke hotel karena tak bisa memenangi satu set pun.

Saturday, February 1, 2014

Volleyball Pro League To Start Maiden Season

The hastily arranged Proliga, a "professional" volleyball league, is set to start its inaugural season on Friday with organizers already aiming to expand the competition beyond Indonesia in the future.

The opening eight matches will be served up in two cities -- Jakarta and Gresik, East Java -- on Friday when four mens and four womens teams take the court.

The eight remaining teams, four men and four women teams, play each other on Sunday in the same cities.

"Everything is in place for the opening matches. This is a dream come true," Rita Subowo, the chairwoman of the Indonesian Volleyball Association (PBVSI), told a press conference here on Tuesday.

Though the success of Proliga is yet to be determined, Rita said she hoped a league would be proposed for a competition among Southeast Asian nations.

"I have been making contact with my colleagues in Thailand and Malaysia about the possibility of holding an inter-nation league. We will discuss it further at a meeting in Jakarta next April," she said.

Proliga would be not only an unprecedented professional volleyball competition in Indonesia, but also in Southeast Asia, she said.

The league has also lent its birth to a commercial promoting body m-lynx, and is assured of wide television coverage from state-run TVRI and private Trans stations.

Though the league is yet to prove it can live up to its "professional" status, the organizers are already facing the prospect of issues over its players.

The competing 16 teams -- eight men's and eight women's -- come from ten clubs. Although they are new clubs -- seen from the names they bear -- most of them generally comprises members of already-existing clubs, which regularly feature in the national amateur volleyball competition, Livoli.

The clubs have joined the league with different names.

The male and female players from Bandung Tectona are those who regularly play for the Bandung-based Perhutani, runners-up at the recently completed 2002 Livoli.

And Surabaya Flame, which joins the league with its men's team, will field players from the city's Samator club team, the Livoli champions.

As soon as the league finishes about April, the players will change colors to compete for their Livoli teams, while the 15 overseas-recruited players will return home.

The organizers appeared undecided as to whether the league players would still be allowed to play in the amateur competition next season.

"We will talk on the issue further after the first league is completed," Rita Subowo said.

"This is only the beginning. And we have had only three months to prepare," she said.

The foreigners have come from Australia, Sweden and Canada, and have been brought here to "reinvigorate national volleyball".

Their allegiance with their respective clubs was arranged by PBVSI.

Proliga Pledges Donation To Flood Victims

Four matches involving eight volleyball teams in Jakarta marked the start of the inaugural Proliga on Friday, with the organizers pledging a donation to charity from ticket sales.

At the same time in Gresik, East Java, another eight teams played out their matches.

Proliga is the professional volleyball league launched this year by the Indonesian Volleyball Association (PBVSI), with sponsorship from business entity m-lynx.

The Jakarta fixtures, staged at the Bung Karno Indoor Stadium, pitted host Jakarta Monas against Jakarta Sananta, Jakarta Patriot against Bandung Tectona in the men's competition.

In the women's, Jakarta Monas played Jakarta Princess, while Jakarta Patriot took on Bandung Tectona.

Meanwhile, the organizers announced that the outcome from the ticket sales would be donated to victims of the recent floods, which has stricken Jakarta over the past four days.

"As a token of our sympathy, we intend to donate all the money we make from the tickets of Proliga matches played in Jakarta to the flood victims," Hasan Soeftendi, the chairman of the organizing committee, said in his opening speech.

Jakarta Monas will play host four times, the remaining three days being Feb. 3, Mar. 1 and Mar. 3.

Twenty three people were reported dead and thousands have been forced to evacuate their homes in the worst flood to hit the city for five years.

Deputy chairman of Proliga's organizing committee Masril Mansyur was reluctant to predict the amount of money the organizers expected to make.

"Don't look at the amount of the money but our goodwill," he said.

He might have been concerned about the prospect of a low intake, as the matches appeared to draw little interest from volleyball enthusiasts.

Attendance might drop below 200 in the 5,000-capacity hall, with Masril blaming it on m-lynx, which is responsible for the league's promotion.

"I am not happy with the promotion of Proliga. You can quote me on that," he said.

In Jakarta, Jakarta Monas defeated Jakarta Sananta 3-1 in the men's division first match. Monas won 25-20, 25-22, 23-25, 25-15.

In the women's division, Jakarta Monas lost after being beaten by Jakarta Princess 25-20, 16-25, 24-26, 9-25.

In the second match, Bandung Tectona of West Java defeated Jakarta Patriot in a 25-15, 25-18, 26-24 straight set victory.

Meanwhile in Gresik, East Java, Yogya Yuwana also had a straight set victory after defeating Bogor Tunas of West Java 25-22, 25-20, 25-16 in the men's division.

In the women's division, Bogor Tunas girls had their revenge, defeating Yogya Yuwana in a straight sets victory of 26-24, 25-17, 25-19.

In another match, Jakarta Phinisi beat host Gresik Phonska 3-0 (25-19, 26-24, 25-1 .