Friday, March 14, 2014

Mahfud Nurcahyadi Rindu Gelar Juara

Prestasinya mungkin belum sesukses Joni Sugiyatno atau Affan Priyo, tapi di pundaknyalah kini tersemat beban sekaligus asa untuk membawa Surabaya Samator menyudahi dahaga gelar Juara Proliga yang terakhir kali mereka rasakan tahun 2009. 

BSI Proliga 2014 mungkin akan menjadi salah satu event yang berkesan bagi Mahfud Nurcahyadi, karena di tahun pertamanya menjabat sebagai kapten Surabaya Samator, quicker muda ini sukses membawa timnya melaju ke babak grandfinal.

Mahfud sama sekali tidak pernah berpikir jika Ibarsyah Djanu, pelatih Samator akan mempercayakan ban kapten padanya. Beban sebagai pemimpin tim yang punya nama besar seperti Samator sangat disadari betul oleh Mahfud, terlebih lagi dia belum pernah mengemban jabatan tersebut. "Awalnya saya menolak, tapi karena sadar saya yang paling senior di antara yang lain dan cepat atau lambat pada akhirnya saya toh akan jadi pemimpin," ujarnya.

Semenjak menjadi pemimpin skuad muda tim yang sempat dijuluki sebagai "miniatur Tim Nasional" ini mengarungi ketatnya kompetisi Proliga 2014, Mahfud mengaku jika dia menjadi punya banyak waktu untuk sharing dengan anggota tim dan pelatih.

Bagi anggota timnya sendiri, Mahfud termasuk kapten yang mengayomi dan demokratis. "Dia mau menampung semua usul anak-anak dan menyampaikannya pada pelatih, dia juga lebih bisa merangkul tim," tutur Mirza Pratama, teman dekat sekaligus quicker Samator.

Jelang partai puncak Proliga 2014 menghadapi Jakarta Pertamina, cowok asal Banjarmasin ini tidak menampik jika rasa grogi kerap kali dikeluhkan beberapa anggota timnya yang masih tergolong pemain muda.

"Rasa grogi pasti ada dan itu manusiawi, tapi saya selalu mengatakan pada yang lain untuk bermain tenang, tidak terburu-buru." Menurutnya kalah menang dalam suatu pertandingan itu hal biasa yang terpenting adalah bisa menampilkan permainan terbaik dan menghibur penonton.

Saat disinggung tentang lawan mereka di grandfinal, Sabtu esok Kapten yang kemarin (13/3) baru saja berusia 25 tahun ini berujar, "Pertamina diisi oleh pemain berbakat dan mereka tim yang bagus. Mungkin secara individu kami kalah kelas, tapi secara tim, Surabaya Samator jauh lebih solid."

Mahfud juga tidak lupa menitipkan pesan pada para supporter setia Samator "Kami mohon doa dan dukungan dari para fans, semoga kami bisa menutup Proliga tahun ini dengan lebih baik, kami rindu gelar Juara," ucapnya.

Surabaya Samator memang salah satu tim yang tidak pernah absen sejak Proliga pertama kali digelar tahun 2002 lalu, prestasi yang ditorehkannya pun tidak main-main. Tercatat sudah tujuh kali tim yang bermarkas di Driyorejo ini mencicipi partai final dan tiga di antaranya sukses mereka tutup dengan membawa trofi Proliga pada tahun 2004, 2007 dan 2009.

Selain memasang target juara di Proliga 2014 ini, masih ada sederet target lainnya yang ingin diwujudkan Mahfud di tahun 2014, yakni menikah dan memiliki pekerjaan yang baik. Dia juga berharap jika masih diberi kesempatan untuk kembali membela Tim Nasional di SEA GAMES 2015 mendatang.

Data Diri

Nama: Mahfud Nurcahyadi
TTL: Banjarbaru, 13 Maret 1989
TB/BB: 191 cm/61 kg
No Punggung: 4
Posisi: Quicker
Ayah/Ibu: Mulyani/Sri Lestari

Riwayat Klub:
2006- sekarang Surabaya Samator Prestasi:

Juara 2 Sampoerna Proliga 2010
Juara 3 Sampoerna Proliga 2011
Juara 1 Livoli 2011
Medali Perak SEA GAMES 2011
Medali Emas PON 2012
Juara 3 BSI Proliga 2013
Medali Perak SEA GAMES 2013

No comments:

Post a Comment