Atas Juara Bertahan Bank Sumsel
Babel
Tim putra
Surabaya Samator semakin kukuh di puncak klasemen sementara Proliga 2014. Itu terjadi setelah mereka mempermalukan
juara bertahan Palembang Bank Sumsel-Babel tiga set tanpa balas 25-21, 25-19, 25-17 di GOR Ken Arok, Malang, kemarin
sore (2/2).
Kemenangan mutlak tim yang bermarkas
di Driyorejo, Gresik, itu cukup mengejutkan pelatih Samator Ibarsjah Djanu Tjahjono. Selain berstatus juara
bertahan, Bank Sumsel berhasil menggilas Samator 3-1 pada putaran pertama beberapa waktu lalu.
"Bagi kami, pertandingan ini
syarat gengsi dan menguras mental. Tak hanya pemain, kami tim pelatih yang ada
di samping lapangan juga tegang
sepanjang laga. Untung, anak-anak tetap tenang dan fokus untuk meladeni permainan cepat tim lawan," kata Ibarsjah
setelah pertandingan.
Karena pernah merasakan kekalahan
dari Bank Sumsel, Ibarsjah tak mau mengambil risiko dalam pertandingan yang disaksikan 3.000 penonton itu. Semua
pemain dalam kondisi onfire langsung dimainkan sebagai starter, seperti I Putut Randu Wahyu, Samsul Kohar, Rendy
Febriant, serta libero Veleg Dhani Ristan. Plus, dua legiun asing asal Kuba
Toiran dan Hierrezuelo.
Sementara itu, Bank Sumsel
menurunkan Brian Alfianto, Agung Seganti, Adi Sucipto, Fredy Siregar, Ismael
Luke Fernandez, dan Raydel Poey Romero
sebagai starter.
Melihat kekuatan lawan yang hampir
sama saat kekalahan mereka di Solo, Ibarsjah menginstruksi para pemainnya agar memperkuat blok. "Salah satu
cara yang bisa mematahkan mental lawan adalah mengeblok serangan mereka. Itu terbukti, mereka (Bank Sumsel, Red)
akhirnya beberapa kali tak berani bermain menyerang lantaran blok pemain kami sangat bagus," ulasnya.
Ibarsjah mengungkapkan, salah satu
kunci kemenangan Samator lain adalah menekan lawan lewat servis. Sebab, dengan begitu, permainan lawan
sangat mudah dibaca. "Receive tim lawan sangat buruk sehingga mereka
terlihat bermain open. Dari situ kami bisa
menebak alur serangan mereka," tegasnya.
Dengan meraih tiga poin dalam
pertandingan penutup di seri Malang tersebut, Samator sudah mengoleksi 18 poin
dari tujuh kali pertandingan. Meski
begitu, Ibarsjah mengatakan bahwa mereka masih membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan posisi di final
four Proliga musim ini. "Jadi, setelah ini kami langsung mempersiapkan tim
untuk seri Banyuwangi," tutupnya.
Sayangnya, jumpa pers kemarin
berlangsung ganjil. Sebab, Munawar, pelatih Bank Sumsel, tidak datang ke
ruangan meski telah dipanggil petugas.
Menurut informasi, pemain Bank Sumsel langsung ngacir ke hotel karena tak bisa memenangi satu set pun.
No comments:
Post a Comment