Monday, February 3, 2014

Samator Revans dengan Kemenangan 3-0

Atas Juara Bertahan Bank Sumsel Babel

Tim putra Surabaya Samator semakin kukuh di puncak klasemen sementara Proliga 2014. Itu terjadi setelah mereka mempermalukan juara bertahan Palembang Bank Sumsel-Babel tiga set tanpa balas 25-21, 25-19, 25-17 di GOR Ken Arok, Malang, kemarin sore (2/2).

Kemenangan mutlak tim yang bermarkas di Driyorejo, Gresik, itu cukup mengejutkan pelatih Samator Ibarsjah Djanu Tjahjono. Selain berstatus juara bertahan, Bank Sumsel berhasil menggilas Samator 3-1 pada putaran pertama beberapa waktu lalu.
"Bagi kami, pertandingan ini syarat gengsi dan menguras mental. Tak hanya pemain, kami tim pelatih yang ada di samping lapangan juga tegang sepanjang laga. Untung, anak-anak tetap tenang dan fokus untuk meladeni permainan cepat tim lawan," kata Ibarsjah setelah pertandingan.

Karena pernah merasakan kekalahan dari Bank Sumsel, Ibarsjah tak mau mengambil risiko dalam pertandingan yang disaksikan 3.000 penonton itu. Semua pemain dalam kondisi onfire langsung dimainkan sebagai starter, seperti I Putut Randu Wahyu, Samsul Kohar, Rendy Febriant, serta libero Veleg Dhani Ristan. Plus, dua legiun asing asal Kuba Toiran dan Hierrezuelo.
 
Sementara itu, Bank Sumsel menurunkan Brian Alfianto, Agung Seganti, Adi Sucipto, Fredy Siregar, Ismael Luke Fernandez, dan Raydel Poey Romero sebagai starter.

Melihat kekuatan lawan yang hampir sama saat kekalahan mereka di Solo, Ibarsjah menginstruksi para pemainnya agar memperkuat blok. "Salah satu cara yang bisa mematahkan mental lawan adalah mengeblok serangan mereka. Itu terbukti, mereka (Bank Sumsel, Red) akhirnya beberapa kali tak berani bermain menyerang lantaran blok pemain kami sangat bagus," ulasnya.
  
Ibarsjah mengungkapkan, salah satu kunci kemenangan Samator lain adalah menekan lawan lewat servis. Sebab, dengan begitu, permainan lawan sangat mudah dibaca. "Receive tim lawan sangat buruk sehingga mereka terlihat bermain open. Dari situ kami bisa menebak alur serangan mereka," tegasnya.

Dengan meraih tiga poin dalam pertandingan penutup di seri Malang tersebut, Samator sudah mengoleksi 18 poin dari tujuh kali pertandingan. Meski begitu, Ibarsjah mengatakan bahwa mereka masih membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan posisi di final four Proliga musim ini. "Jadi, setelah ini kami langsung mempersiapkan tim untuk seri Banyuwangi," tutupnya.
 
Sayangnya, jumpa pers kemarin berlangsung ganjil. Sebab, Munawar, pelatih Bank Sumsel, tidak datang ke ruangan meski telah dipanggil petugas. Menurut informasi, pemain Bank Sumsel langsung ngacir ke hotel karena tak bisa memenangi satu set pun.

No comments:

Post a Comment